Ditemukan Orang Meninggal Di kamar Kos-Kosan Asal Mojokerto Jatim


img1501690441071

DETEKSIPOST.COM Ditemukan orang meninggal dunia Asal Mojokerto Jatim. Alamat tinggal sementara banjar pojok Serangan Lingkungan Pojok Serangan Densel, Rabu, tgl 02 Agus 2017 sekitar pkl 09.00 wita.
 
“Hanafi (62) mengeluh sakit dada, selesai sarapan korban pulang. Pada hari Senin, tanggal 31 Juli 2017 sekira pukul 09.00 Wita.”ujar Saksi.Windo Khonandi.
 
Wakapolsek Densel.mengatakan, Hajrun datang ke kos mau rencana mandi punyak pirasat tidak enak, keluar dari kamar kos, melihat jendela kamar kos terbuka.
 
“Lanjut Hajrun sempat ngintip kamar korban, melihat mukanya ada lebam diwajah dan ada darah dari mulut, kemudian saksi panggil-panggil korban sampai 3x namun tidak ada jawaban, “jelas Wakaposek.
 
Selanjutnya Hajrun membuka pintu kamar korban melihat korban dalam keadaan posisi tidur miring kekiri, korban tidak memakai baju, “lalu menyampaikan kepada pemilik kos, dan pemilik kos kembali mengecek korban dari luar.”pungkasnya.
 
Selain itu Pemilik rumah/kos bernama I Wyn Sukerta, laki, umur 45 th, agama hindu, pek. Security BTID Serangan, segara melaporkan ke Polsek Densel.
 
Saksi ketiga bernama, Suaib, lahir Dps tgl 22 Okt 1966, laki, agama Islam, Pek. swasta, alamat Jl. Suwung Kampung Bugia Ling Kampung Bugis Sesetan Densel.
 
Atas laporan dari pemilik kos ada warga yang meninggal dunia, pihak kepolisian segera Mendatangi Tkp, Mencari dan memeriksa saksi-saksi. Menghubungi keluarga korban, dan Memasang Police line di kamar korban.
 
Menurut Wakapolsek dari hasil pemeriksaan di Tkp, Ditemukan ada bekas kotoran, Celana belakang milik korban penuh bekas kotoran. Muka korban sudah kehitaman. Di Tkp ditemukan Hp milik korban, dan Di Tkp ditemukan bekas botol minyak angin cap kapak.
 
“Untuk penyebab kematian, sementara masih dalam proses penyelidikan. perkembangan akan dilaporkan lebih lanjut.”ungkap, wakapolsek.
(Team Media DeteksiPost.Com).






Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *