Resnarkoba Ciduk Tujuh Tersangka Pengedar Narkoba


img1505004092974

DETEKSIPOST.COM – Anggota Resnarkoba Polresta Denpasar Menciduk 7 (tujuh) orang yaitu, PAS: putu agus supriadinata. KAF: komang arif firman, AAT: alosius aris tatua, PGB:putu gede bayu, IAR: ilham agus raditrya, SMK:sinteke milka kineti
CAS: coko adapun 7(tujuh) orang diduga pelaku terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika, minggu.(10/9).
 
Kasat Narkoba. Kompol I wayan Arta Ariawan. dengan seijin, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Hadi Purnomo.
Mengatakan “berawal dari informasi masyarakat bahwa ada seorang laki laki diketahui bernama PAS biasa menggunakan sabu.”ujarnya.
 
“Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan dan didapat informasi tempat tinggal dan ciri ciri fisik serta kebiasaan sehari hari.”ucap I Wayan Arta Ariawan.
 
Menurut Kasat Narkoba I Wayan Arta Ariawan. Kemudian pada hari sabtu 2 september 2017 jam 23.30 wita di jalan gatit subroto, tsk PAS ditangkap dan dari tangan tsk disita satu paket sabu dengan berat bersih 0,34 PAS mengaku mendapat sabu dari seseorang bernama KOEK dibeli dengan harga Rp500.000,-
 
Pelaku mengakui dalam transaksi melalui pembayaran dengan transfer BCA, ambil alamat tempelan sabu di daerah dalung, “PAS mengaku mengkonsumsi sabu sejak 2014 dan terakhir beberapa hari sebelum ditangkap, PAS mengaku belum pernah di hukum.”ujarnya.
 
Selain itu pelaku berinisial. KAF, laki laki, umur 30 tahun, satpam gudang, alamat tinggal Jl. Gatot subroto I / VII, tonja, denut ; WK : minggu 3 september 2017 jam 01.00 wita; TKP: Jl. Ayani Utara, denut ; BB: satu paket sabu dengan berat bersih 0,32 gram.
 
Selanjutnya pada hari minggu tanggal 3 september 2017 jam 01.00 wita tsk KAF ditangkap, dari tangan tsk KMA disita satu paket sabu dengan berat bersih 0,32 gram, KAF mengaku mendapat sabu dari seseorang bernama KOEK dibeli dengan harga Rp.750.000,- uang di transfer melalui BCA, KAF mengaku sudah 3 kali membeli dari KOEK.
 
Pelaku AAT, laki, 37th, arsitek, Jl. Danau kerinci sanur dps; wk. Sabtu 2 sept 2017 jam 20.00 wita; Tkp. Kost Jl. Danau kerinci sanur dps; BB. 2 paket shabu 0,4 gram.
 
Tersangka mengaku mendapatkan shabu tsb dari tmnnya yg bernama Hantu melalui sms dan hanya kenal melalui telp. Tsk membeli shabu seharga Rp 800rb pada hari jumat 1 sept 2017 dng cara ambil tempelan di jl teuku umar dps gg. Rajawali dps.
 
Tersangka mengaku menggunakan shabu sejak 8 tahun yg lalu dan tsk AAT adalah residivis narkoba jenis shabu di Polresta dps th 2009 dan dihukum selama 4 tahun di LP kerobokan.
 
PGB, laki, 38th, konsultan arsitek, alamat jl. Teuku umar dps; wk. Minggu 3 sept 2017 jam 00.30 wita; Tkp. Jl. Palapa XI dps; BB. 1 paket shabu berat 0,33 gram.
 
mengarah ke Jl. Palapa XI dps. Sekitar jam 00.30 wita petugas melihat ada sebuah mobil berhenti didepan kost yg dicurigai sebagai tempat untuk berpesta shabu.
 
Kemudian petugas melakukan penangkapan thd laki laki yg diketahui bernama PGB tsb dan setelah digeledah ditemukan BB shabu sebanyak 1 paket dari dalam tas yg dibawa oleh tsk.
 
“Tersangka mengaku mendapatkan shabu tsb dr tmnnya yg bernama IW yg saat ini berada di LP kerobokan dng cara diksh gratis dan diambil di jl tukad badung renon dps pada hari kamis 31 sept 2017.”pungkasnya.
 
Pelaku IAR, laki, 28th, koki, jl. Pura demak dps; wk. Minggu 3 sept 2017 jam 15.00 wita; tkp kost jl. Pura demak dps dan jl. Maruti dps; BB. 2 paket shabu 0,29 gram.
 
Selanjutnya SMK, perempuan, tdk bekerja, alamat jl. Tukad buaji Ggm baja dps; wk. Minggu 3 sept 2017 jam 15.00 wita; Tkp kost jl. Pura demak dps; BB. 1 paket shabu berat 0,18 gram
 
Lanjut CAS, laki, umur debt collector, alamat jl. Teuku umar dps; wk minggu 3 sept 2017 jam 15.00 wita; Tkp. Kost jl. Pura demakdps dan rumah jl. Teuku umar dps; BB. 1 paket shabu berat 0,04 gram.Kronologis. Petugas mendapat info bahwa ada sebuah kost di jl. Pura demak sering dijadikan tempat pesta narkoba.
 
Lalu petugas melakukan penyanggongan di kost tsb dan dilihat ada seorang laki laki datang ke kost tsb dng gerak gerik yang mencurigakan. Lalu dilakukan penggeledahan dan tidak ditemukan barang bukti narkoba.
 
Kemudian tsk mengaku bahwa di dalam kamar kostnya sedang ada 2 org tmnnya yg bernama SMK dan CAS sedang pesta narkoba. Kemudian petugas dan tsk melakukan penggrebekan di kamar tsb dan benar ditemukan 2 org laki dan perempuan bernama SMK dan CAS. lalu petugas melakukan penggeledahan dan dari tsk SMK ditemukan barang berupa 1 paket sabu dari dalam tasnya dan tsk.
 
SMK mengaku bahwa barang tsb adalah milik tsk CAS yg dititipkan. Kemudian petugas melakukan penggeledahan thd tsk CAS tetapi tdk ditemukan barang bukti narkoba dan lanjut petugas mengarah ke rumah tsk CAS di Jl. Teuku umar dps.
 
Saat dilakukan geledah ditemukan barang bukti berupa 1 paket shabu dari rak alat2 motor dirumah tsk CAS. Selanjutnya petugas melakukan introgasi thd tsk IAR dan tsk mengaku habis menempel 1 paket shabu di jl. Maruti dps.
 
“Kemudian petugas bersama sama dng tsk IAR mengambil barang berupa 1 paket shabu tsb. Tsk IAR mengaku bahwa 1 paket shabu tsb didapatkan dr tsk CAS untuk dijual dng cara tempel. Dan tsk IAR hanya mendapat upah menggunakan shabu gratis dari tsk CAS.ungkapnya.
 
Pada saat tsk CAS diintrogasi, dirinya mengaku mendapatkan shabu tsb dr tmnnya yg bernama BTR yg berada di dalam LP kerobokan dng cara beli seharga Rp 1,3 juta dan barang berupa shabu diambil dr tempelan di jl. Pura demak dps.
 
Tersangka SMK belum pernah dihukum.Tsk IAR adalah residivis narkoba polresta dps th 2011 dan dihukum di LP kerobokan selama 3 tahun.Tsk CAS adalah residivis narkoba polresta dps sebanyak 3x yaitu tahun 2007, th 2009 dan th 2013
 
“Jadi jumlah seluruhnya barang bukti ketujuh tersangka.1,9 gram. “Ujarnya.(Team Media Deteksipost.com).






Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *