Anjing Pelacak Narkotika Bea-Cukai Gagalkan Kiriman Narkotika dari Belgia


img1524149071817

DETEKSIPOST.COM – Bea-Cukai Ngurah Rai telah menggalkan penyelundupan Narkotika atas tiga buah.paket kiriman pos dalam kurun waktu dua minggu diawal bulan apri 2018. Penengah itu dari hasil pemeriksaan dilakukan oleh Anjing Pelacak Narkotika Bea-Cukai. “ungkap Kepala Bea-Cukai, Himawan Indarjono, “saat jumpa pers diruang Bea – Cukai Bandara Ngurah Rai Bali. Kamis.(19/4).
 
Selain itu terkait dengan barang pengiriman yang pertama dilakukan 2 april 3018, sekitar pukul.09.30.wita. kiriman melalui pos, dengan nomer kiriman pos RG969080776BE. ditujukan kepada AMS, yang alamat jalan pertulaka Peguyangan Kangin denpasar utara.paket diketahui berasal dari Belgia, tapi tidak cantumkan nama pengirimnya.AMS pun masih kita selidiki.
 
Kedua pengiriman barang haram tersebut pada tanggal 12 april 2018 lalu. sekitar pukul 09.30.wita .terhadap barang kiriman dengan nomer pos. RT387203002HK, dengan tujuan penerima berinisial. IGRA, dengan alamat Jalan Karang Tenget Lingk Banjar Pesalakan Tuban. dengan bantuan Anjing Pelacak Narkotika dan pemeriksaan X-ray, dilakkukan pemeriksaan fisik, dari hasil pemerikdaan fisik petugas menemukan 1 satu buah platik klip bening berisi bukuk berwarna putih berat.457 gram brutto.dari hasil tes laboratorium dari Surabaya, bahan tersebut Narkotika jenis. FUB-AMB/AMB-FUBINACA.
 
Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea-Cukai (KPPBC), Ngurah Rai. Himawan Indarjono didampingi Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Bali, NTB dan NTT. Husni Saiful, Mengatakan Terhadap barang dikirim pos yang dialamatkan untuk AMS, Tim Anjing Pelacak mencurigai adanya barang dalam isi paket tersebut, sehingga petugas melakukan pengecekan X-Ray dan pisiknya.”ucap Himawan Indarjono.
 
“Kata Himawan Indarjono, dari hasil pemeriksaan tersebut menunjukkan bahwa paket barang tadi berisikan 1 (satu), buah kemasan berwarna silver berisi padatan kristal berwarna coklat. Dengan berat 107.21 gram brutto.
 
Selanjutnya petugas melakukan Pengujian di laboratorium balai pengujian dan Indentifikasi Barang tipe B. Surabaya. Hasil pengujian laboratorium menunjukkan bahwa padatan kristal berwarna cokelat yang ditemukan dalam paket tersebut, merupakan sediaan Narkotika jenis pentylone dan 4-Choloromethcothinone, “ungkap Himawan Indarjono.
 
“Pelaku diduga melanggar pasal 102 huruf e. UU. no.17 tahun 2016 tentang perubahan UU no.10.tahun 1995, tentang kepabeanan jo pasal 113 ayat (2).UU no.35 tahun 2009, tentang upaya penyelundupan sediaan narkotika dan dituntut pidana mati, atau pidana seumur hidup dan paling lama pidana 20 tahun penjara.”tegasnya.
 
Untuk saat ini barang bukti narkotika dari hasil penangkapan barang kiriman dan pengembangan kasus tersebut pihak Bea-Cukai diserah terimakan Ke BNNP Bali.”ucap Himawan Indarjono.(TIM).






Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *