Pembukaan Pameran Ada 35 Karya Dipamerkan dalam Event


IMG_20190314_120651997

DETEKSIPOST.COM – SANUR – BALI, Sedangkan pembukaan pameran ini ada 35 karya yang dipamerkan dalam event yang berlangsung selama sebulan tersebut. Pameran dimulai pada 15 Maret hingga 15 April 2019. Di tempat, Griya Santrian GaIIery, di jalan Danau Tamblingan 47 Sanur Bali. Kamis.14 maret 2019.
 
Selain itu pameran ini dengan tujuan untuk mengangkat potensi pelukis pemula, Galeri Santrian Sanur mengggelar Arc of Bali: Reload tahun 2019. Kegiatan ini menjadi ajang kurasi bagi perupa pemula.
 
Kurator I Wayan Sriyoga Parta mengatakan Program kurasi inl merupakan serangkaian dari kelamutan program ARC of BALI An Award yang telah terselenggara sejak tahun 2018, merupakan program rutm dua tahunan yang mengangkat potensI berupa pemula (emerging artists).
 
Sekali lagi dikatakan Yoga di seIa-sela periode tersebut pada tahun 2019 ini daselenggarakan program program pameran yang mehbatkan perupa perupa yang memperoleh the best five (5 terbauk), dan seluruh perupa nommator.
 
Sementara, pameran dibuat menjadl beberapa program dengan menggabungkan kecenderungan karya, penyelenggaraannya bekerjasama dengan beberapa venue di Ball dan di luar Ball
 
_IMG_000000_000000
 
Kurator I Wayan Sriyoga Parta mengatakan, tema yang diangkat Inner Expression atau ungkapan batin.
 
“Dikatakan Wayan Sriyoga Parta. Ini jadi program rutin dua tahunan. Di sela jeda tahun kedua, kami buat projects reload yang memamerkan kembali perupa yang dapat penjaringan di event kemarin, “ungkapnya.
 
Selain itu, program kurasi ini, tambah Yoga, merupakan kelanjutan program Arc of Bali. Sebelum mengerucut ke 5 besar, dilakukan penjaringan dan mendapatkan 48 perupa.
 
“Kita pilih 5 perupa yang mendapatkan award, lalu kami fasilitasi dalam pameran Architecture of Bali: Reload Project tahun 2019 ini,” pungkasnya. Wayan Sriyoga Parta.
 
Lanjut dari lima besar yang mendapatkan award terdapat 12 perupa muda masing-masing, I Komang Trisno Adi Wirawan, Kadek Darma Negara, Wayan Piki Suyersa, Tien Hong, Wayan Yusa Dirgantara, Putu Sastra Wibawa.
 
Kemudian Gede Oka Astawa, I Wayan Sudarsana, I Made Dabi Arnasa, I Gusti Agung Bagus Ari Madura, I Wayan Adi Sucipta dan I Made Rai Irawan.
 
Selain itu, ada dua undangan yang dihadirkan yakni, Sang Putu Semara Jaya, dan Dewa Gede Purwita. Ditambah satu lagi kurator yakni, I Made Susanta Dwitanaya.(TIM).