Sampai Saat ini Bali Tetap Molek Pada ITB Berlin


IMG_20190313_112713828

DETEKSIPOST.COM – BALI, Menyambut digelarnya salah satu bursa pariwisata terbesar dunia, Internationale Tourismus Borse 2019 atau dikenal dengan (ITB 2019) di Berlin, Badan Promosi Pariwisata Daerah Badung turut berpartisipasi dalam mempromosikan Pariwisata Bali selama tiga hari penuh mulai tanggal 6 hingga 8 Maret 2019.
 
Sementara, pembukaan ITB Berlin (6/3/2019), Mentri Pariwisata Indonesia, Bapak Arief Yahya yang berkesempatan hadir pada event ITB menjelaskan bahwa ini merupakan ajang berkumpulnya wholeseller, buyers dan pariwisata dari seluruh dunia.
 
Selain ini upaya yang efektif dalam menggenjot upaya promosi pasar Eropa, serta memanfaatkan jalur transportasi massal di negara itu yakni bus dengan logo Wonderful Indonesia yang melayani berbagai rute sebagai alat untuk branding pariwisata Indonesia, maka semua mata di Berlin akan tertuju pada Indonesia. Rencananya, Branding Wonderful Indonesia akan terpasang di bus-bus itu selama sebulan penuh yakni 1-31 Maret 2019.
 
Ketua BPPD Badung, I Gusti Agung Ngurah Suryawijaya, SE., MBA menjelaskan bahwa ITB 2019 merupakan momentum yang baik untuk mencuri perhatian mayoritas industri pariwisata dunia yang sedang berkumpul di Berlin. ITB Berlin terdapat pelaku industri dari 180 negara di 5 benua, dengan 1.000 buyers yang sanagat berkualitas, 10.000 peserta pameran, dan mencapai 165.000 pengunjung yang sedang berada di kota Berlin.
 
Untuk booth Wonderful Indonesia sendiri, terdapat 95 Exhibitor list yang mewakili delegasi Indonesia dan 15 Tourism dan Government representative dari Indonesia.
 
Agung Rai Suryawijaya menambahkan dalam konfrensi pressnya di Berlin bahwa Bali is remain safe dan merekomendasikan Bali sebagai destinasi prioritas pasar Eropa.
 
Pasar Eropa merupakan pasar klasik di Bali yang memiliki bargaining power yang tinggi dan juga rata rata length of stay wisman Eropa bisa mencapai 7 hingga 10 malam. Hal ini dapat memberikan dampak multiplier effect yang positif untuk Pariwisata Bali yang berkiblat pada quality tourism.
 
Namun Agung Rai Suryawijaya mengingatkan pelaku pariwisata Bali bahwa pasar Eropa sangat sensitif terhadap komitment stakeholder pariwista dan pemerintah indonesia dalam menyediakan produk, pelayanan dan pengelolaan yang berkualitas, baik pada standar kelayakan dan keamanan. Jika hal ini dapat kita siapkan dengan baik, maka akan lebih mudah kita bisa menggenjot pasar Eropa untuk meningkatkan kunjungan wisman ke Bali.
 
Khususnya untuk Badung, Agung Rai Suryawijaya menjelaskan bagaimana Badung pada tahun 2020 akan menyiapkan 5 Desa Wisata baru dengan tagline yaitu “Living with the Local”, yang sangat tepat dan dicari oleh pangsa Eropa dalam mengenali dan menikmati budaya Bali dengan konsep yang lebih autentik.
 
Jika hal ini berhasil dikembangkan maka masyarakat Badung pada destinasi desa wisata tersebut tidak saja akan berperan sebagai stakeholder pariwisata, namun yang lebih penting yaitu sebagai shareholder pariwisata yang dapat menikmati langsung buah dari pariwisata tersebut, sehingga konsep ekonomi kerakyatan dapat berjalan sesuai dengan program Bupati Badung, Bapak I Nyoman Giri Prasta, S.Sos yaitu konsep Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB).
 
Dalam kesempatan ini Ketua BPPD Badung juga memaparkan pada beberapa media Asing di ITB Berlin bahwa Bali telah melakukan Big Step dalam upaya pengurangan sampah plastik single use, komitmet Bali sangat serius dalam mengurangi sampah plastik, bahkan Gubernur Bali yang baru, Dr. Ir. I Wayan Koster, MM telah mengeluarkan Pergub no. 97 th 2018 sebagai bentuk komitmen bersama dalam memerangi sampah plastik sekali pakai.
 
Kepala Dinas Pariwisata Bali yang berkesempatan hadir bersama team, Anak Agung Juniartha, SH., MH juga menegaskan bahwa ITB Berlin merupakan momentum yang baik selain untuk menggaet lebih banyak pasar Eropa yang berkualitas juga.
 
Sebagai ajang untuk menjelaskan kepada dunia international mengenai bagaimana Bali konsen dan peduli terhadap bahaya sampah plastik dan telah berkomitmen dalam mengurangi sampah plastik sekali pakai yang telah diimplementasikan di Bali sejak awal tahun 2019.
 
Agung Juniartha menegaskan bahwa kita harus berani menyuarakan dan mengklarifikasi pemberitaan negatif tentang Bali, terutama masalah sampah plastik yang sempat diberitakan terlalu negatif dan juga dimanfaatkan oleh oknum competitor kita dalam melakukan black campaign untuk Bali, dan ini juga menjadi misi kita bersama dalam Sales Mission kali ini di ITB Berlin.
 
Dalam pameran ITB Berlin 2019, delegasi dari Bali yang turut hadir adalah Wakil Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara beserta Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Drs. Anak Agung Ngurah Rai Iswara, Msi beserta Team, Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra Sp.OG beserta Team.
 
Selain itu perwakilan Asosiasi yakni; Ricky Darmika, CHA, selaku ketua Bali Hotel Association, Yoga Iswara, BBA.BBM.MM.CHA sebagai perwakilan PHRI Badung, dan Team dari BPPD Badung yakni; Herdy Sayoga dan Jaya Ishwari DipHRMgt, SST.Par., MMgt serta gabungan Industri Pariwisata dari Bali.(*).