Emak-Emak Permak Body di Bali, Dukungan Doa Untuk Kemenangan Prabowo-Sandi


_IMG_000000_000000

#; Keterangan foto, Koordinator Dr. Z. Nurindahwati, SH., MH. Bersama Komunitas Emak-Emak Pepes dan Permak Body di Bali.
 
 
DETEKSIPOST.COM – DENPASAR – BALI, Koordinator Dr. Z. Nurindahwati, SH., MH., mengatakan, komunitas itu bergerak secara aktif dalam berbagai pertemuan dan kegiatan. Mereka juga aktif membuat video dukungan yang disebarkan medsos dan YouTube.” Minggu, 17 Maret 2019 pagi.
 
“Sekali lagi dikatakan Nurindahwati, seperti kegiatan hari ini, kami mengemas dukungan kami untuk pasangan 02 dengan senam bersama yang kami videokan dan share di medsos,” jelasnya.
 
Selain itu pendukung capres-cawapres nomer urut 02, Prabowo-Sandi tidak didominasi oleh kelompok relawan yang bergerak secara terstruktur dan memiliki agenda padat.
 
IMG_20190317_105845900 #; Keterangan Gambar. Emak-Emak dari Kelompok Pepes dan Permak Body.
 
Sehingga, ada juga kelompok para ibu-ibu yang jamak disebut emak-emak, berpartisipasi aktif dalam memberikan dukungan kepada Prabowo-Sandi. “pungkasnya.
 
Sedangkan grup emak-emak dari kelompok permak body seperti di Bali, yang tergabung dalam berbagai relawan ini banyak menggelar kegiatan sebagai bentuk dukungan untuk kemenangan pasangan Prabowo-Sandi.
 
Sementara komunitas Parsatuan Emak-Emak Pendukung Bowo Sandi (Permak Bodi), Partai Emak-emak Pendukung Prabowo Sandi (PEPES), RBI, Prase Bali dan PADI.
 
Secara rutin, mereka mengadakan pertemuan seminggu sekali di hari Rabu yang disebut Rabu Biru. Emak-emak ini, kata Nurindahwati, bukan saja berada di garda depan untuk menjaring pemilih, namun juga siap memenangkan pasangan Prabowo-Sandi.
 
Nurindahwati menyatakan, relawan emak-emak ini akan terus menggelar kegiatan hingga menjelang Pilpres.
 
“Kegiatan religi khataman Qur’an juga kami lakukan yang tak lain dukungan doa untuk kemenangan Prabowo-Sandi,” jelasnya.
 
Komunitas itu berasal dari berbagai latar belakang, etnis, keyakinan maupun kultur.
 
“Kami tidak membedakan dan semua kita rangkul,” jelas Nurindahwati.(TIM).