Polda Bali Gelar Operasi Cipta Kondisi


FB_IMG_1557822364309

#Keterangan foto; Apel Kesiapan Operasi Cipta Kondisi 2019 dipimpin langsung oleh Kaopda AKBP Drs. I Nengah Subagia.
 
 
 
DETEKSIPOST.COM – DENPASAR – BALI, Guna mengantisipasi gangguan Kamtibmas menjelang Hari Raya Idul Fitri 2019, Polda Bali melaksanakan Apel Kesiapan Operasi Cipta Kondisi Agung 2019 yang bertempat di Depan Mapolda Bali, Selasa (14/5/2019).
 
“Sedangakan pelaksanaan Apel Kesiapan Operasi Cipta Kondisi 2019 dipimpin langsung oleh Kaopda AKBP Drs. I Nengah Subagia. “jelasnya.
 
Sementara, AKBP Drs. I Nengah Subagia mengatakan apel kesiapan ini dalam rangka mewujudkan kesiapan Polri khususnya Polda Bali dan jajaran dalam pelaksanaan Operasi Kepolisian dengan menyasar senpi, sajam, handak, miras dan narkoba serta benda -benda berbahaya lainnya.
 
“Upaya ini guna menciptakan situasi yang kondusif pada rangkaian kegiatan Hari Idul Fitri Tahun 2019,” ujar AKBP Drs. I Nengah Subagia.
 
Lebih lanjut dalam pelaksanakan Operasi Kepolisian Kewilayahan Cipta Kondisi Agung ini, diharapkan anggota yang terlibat agar selalu melakukan koordinasi dan tetap solid dalam pelaksanaan tugas dilapangan.
 
Hal ini penting agar mencegah dan menangkal kemungkinan gangguan-gangguan yang dapat timbul serta mampu menjaga situasi tetap kondusif menjelang Idul Fitri Tahun 2019.”ungkap I Nengah Subagia.
 
Dikatakan I Nengah Subagia, tidak hanya itu, Dalam pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi Agung 2019, Polda Bali melibatkan 207 personel Polda Bali yang dibagi menjadi empat satgas yaitu satgas satu preemtif, satgas dua preventif, satgas tiga represif dan satgas empat banops.
 
Selain itu, dengan adanya pelaksanaan operasi ini, Kaopda berharap seluruh rangkaian kegiatan Hari Idul Fitri Tahun 2019 di wilayah Hukum Polda Bali dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar, sehingga mampu menciptakan opini positif terhadap Polri ke depan.
 
“Saya minta semua anggota jangan arogan dan jaga nama baik Polri dalam setiap pelaksanaan tugas, tindak dengan tegas segala bentuk gangguan maupun tindak pidana yang timbul sebelum, pada saat dan sesudah Hari Raya Idul Fitri,” Tutup Kaopda AKBP Drs. I Nengah Subagia.(TIM)