Membangun Masyarakat Bali, Berbudaya dan Cerdas Hukum, Menuju Bali Bermartabat.


_IMG_000000_000000

DETEKSIPOST.COM – DENPASAR – BALI – Mengikuti serangkaian Kegiatan Pembukaan Lomba Keluarga Sadar Hukum ( Kadarkum ) Tingkat Provinsi Tahun 2019, di Inna Hotel, Denpasar, Bali.
 
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Hukum dan HAM Bali dengan Tema “Membangun Masyarakat Bali yang Berbudaya dan Cerdas Hukum Menuju Bali Yang Lebih Bermartabat“, ujarnya.
 
Selain itu, Bahwa Lomba Kadarkum ini sangat penting untuk dilaksanakan karena perlombaan ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan peraturan perundang-undangan yang telah ada sehingga masyarakat menjadi patuh terhadap hukum dan bukan takut terhadap hukum.
 
Melalui lomba kadarkum ini mari kita bersama-sama mengarahkan dan mendorong masyarakat agar bisa mengimplementasikan kesadaran akan kepatuhan hukum sehingga terwujud masyarakat yang sadar dan patuh Hukum.
 
Bahwa seluruh peserta yang berasal dari Kabupaten /Kota ini se-Provinsi Bali ini merupakan hasil binaan dari Kantor Wilayah Kementerian dan HAM Bali yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota.
 
Sehingga kegiatan Lomba Kadarkum ini membantu tugas dan fungsi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM dalam mensosialisasikan pemahanan hukum kepada Masyarakat Bali.
 
Sehingga perlu dipahami bahwa Lomba kadarkum merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali setiap 4 (empat) tahun sekali.
 
Kriteria Lomba Kadarkum mengacu pada Lampiran I Peraturan Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Nomor PHN.HN.03-05-73 Tahun 2008 Tentang Pembentukan dan Pembinaan Keluarga Sadar Hukum dan Desa/Kelurahan Sadar Hukum.
 
Peserta yang maju di tingkat Provinsi untuk mewakili Kabupaten/Kotanya adalah hasil dari seleksi yang dilaksanakan sebelumnya oleh Pemerintah setempat sejak tingkat Kecamatan hingga Kabupaten/Kota.
 
Untuk kita ketahui bersama, bahwa pada Lomba KADARKUM Tingkat Nasional Tahun 2016 yang dilaksanakan di Jakarta, Provinsi Bali menjadi juara I yang diwakili oleh Keluarga Sadar Hukum dari Kota Denpasar.
 
Sementara itu, pemenang Lomba Kadarkum Provinsi Tahun 2019 ini akan mewakili Provinsi Bali untuk bertanding di tingkat Nasional di Tahun 2020 yang akan datang.
 
Adapun Peserta lomba Kadarkum Tingkat Provinsi ini diikuti oleh 7 (tujuh) Kabupaten/kota dari 9 (Sembilan) kabupaten/kota yang ada di Provinsi Bali, yaitu: Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Bangli, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Jembrana, dan Kabupaten Karangasem.
 
Dengan adanya lomba kadarkum ini maka akan menciptakan masyarakat yang cerdas hukum dan menjadi pioneer dalam membentuk desa sadar hukum. Hal ini dilakukan agar masyarakat bisa lebih massive lagi dalam memahami keberadaan hukum yang ada, karena Pemerintah akan disalahkan jika rakyatnya yang melanggar hukum dikarenakan ketidaktahuan mereka akan hukum itu sendiri.
 
Sedangkan Materi lomba yang akan disajikan kepada peserta lomba baik tingkat provinsi adalah:
Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang;
Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan;
 
Lanjut, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika; Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak; Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008;
 
Selanjutnya, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2008 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme Menjadi Undang-Undang.
 
Semoga dengan diadakannya Lomba Keluarga Sadar Hukum (KADARKUM) Tahun 2019 ini dapat memberikan semangat kepada kita bersama untuk meningkatkan kinerja dan prestasi.
 
Sehingga dalam rangka tercapainya tujuan sebagaimana tema pada lomba ini sehingga pembangunan hukum nasional khususnya dalam rangka meningkatkan kesadaran hukum dapat terwujud.(TIM).