Kapolres Badung Hadiri Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS 1, Petang


IMG_20201122_110053407

Deteksipost.com – Bali – Polda Bali, Polres Badung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung menggelar  simulasi pemungutan dan penghitungan suara, bertempat di TPS 1 Br. Petang Dalem, Desa Petang, Kecamatan Petang, Badung, Bali. Minggu, (22/11).
 
Kegiatan dengan menerapkan Protokol Kesehatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, (21/11/2020) pukul 08.00 wita yang dihadiri seluruh Forkopimda Kabupaten Badung serta Anggota DPRD Badung dapil Petang I Gst Lanang Umbara, Perwakilan KPU Gianyar, Perwakilan KPU Buleleng, Perwakilan KPU Bangli, Perwakilan KPU Klungkung, Ketua KPU dan Komisioner KPU Badung, Ketua Bawaslu Badung, Kapolsek Petang, Danramil Petang, Lo Paslon, Ketua dan anggota PPK se Kab.Badung, Ketua PPS se Kab.Badung dan Panwascam Petang.
 
“Protokol Kesehatan menjadi yang utama untuk pencegahan dan pengendalian  Covid-19 serta penggunaan Aplikasi Sirekap di TPS pada Pemilihan Serentak Tahun 2020,” Ungkap Kapolres Badung usai menghadiri simulasi.
 
Menurutnya kegiatan ini sangat penting, agar nantinya saat pelaksanaannya tidak menemukan kendala-kendala dan sesuai dengan aturan dan Prokes yang telah disosialisasikan.
 
Kegiatan yang juga disiarkan langsung melalui kanal youtube KPU Badung, diharapkan dapat memudahkan masyarakat melihat proses pemilihan pada tanggal 9 Desember 2020.
 
Sebagian besar nantinya TPS yang ada di Badung berlokasi di Balai banjar dan pada pelaksanaanya nanti masyarakat bisa memberikan hak pilihnya sesuai arahan dan aturan yang telah ditentukan dengan aman dan kondusif.
 
“Sudah kami siapkan 450 personil dalam memberikan rasa aman pada saat pelaksanaan Pemilukada, Dan yakinkan kepada masyarakat bahwa Pemilukada Badung berlangsung aman, damai, sejuk dan sehat,” tegasnya saat diwawancari tim Media
 
Selain itu kata Kapolres Roby juga di siapkan ratusan personil dari Polresta Denpasar serta menyiapkan personel penanganan kejadian kontijensi dari Brimob dan Sabhara Polres Badung
 
“Mari patuhi Protokol Kesehatan, agar tidak ada penambahan klaster baru dalam Pemilukada 2020,” Pungkasnya.(TIM).