Babinsa Kodim 1611/Badung, Peltu Made Suardika dan Pelda Wayan Arsana Memiliki Bakat Berkesenian.


_IMG_000000_000000

Deteksipost.com – Mangupura-Bali – Bakat yang dimiliki setiap orang tentu berbeda. Ada yang jago olahraga, pintar menulis berkesenian dan yang lainnya.
 
Seperti hal 2 Babinsa Kodim 1611/Badung yaitu Peltu Made Suardika dan Pelda Wayan Arsana ternyata memiliki bakat dalam berkesenian, utamanya kesenian Tari Topeng Bali bahkan juga memainkan peran Bondres.
 
Dalam beberapa kali kesempatan tampil, baik di lingkungan satuan maupun di masyarakat Peltu Made Suardika dan Pelda Wayan Arsana tampil kompak dan cukup mumpuni serta disegani oleh masyarakat di wilayah desa binaannya.
 
Seperti yang diceritakan Pelda Wayan Arsana, Selasa (26/05/2020) kepada Tim Liputan Penrem 163/Wira Satya. Dirinya sebagai Babinsa Koramil 1611-06/Petang yang bertugas di Desa Petang, kesehariannya tidak saja melaksanakan tugas sebagai Prajurit TNI AD di garda terdepan untuk melakukan tugas pokok kewilayahan yang diembannya. Tetapi dengan kemampuan berkesenian yang dimiliki dirinya cukup intens melakukan komunikasi sosial kreatif atau Komsos Kreatif dengan menari Topeng Bali bila ada warga masyarakat melaksanakan kegiatan keagamaan.
 
“Tentu semua sebelumnya didasari koordinasi dan komunikasi dengan warga. Kita menanyakan apa rangkaian kegiatan keagamaan tersebut akan ada pementasan Tarian Topengnya”, tutur Pelda Arsana.
 
Jika memang ada dirinya menawarkan untuk siap tampil menari secara sukarela. Penawaran ini sangat gayung bersambut, banyak warga masyarakat yang setuju tentang hal ini.
 
“Kita berkomsos kreatif melalui seni dan itu kita lakukan dengan prinsip ngayah atau membantu dengan sukerela”, sebutnya.
&nvsp;
Untuk menarikan Tarian Topeng memang bisa dia lakukan sendiri, tetapi sering harus dilakukan berdua atau bertiga tergantung situasi kondisi pementasan yang kita lakukan.
 
Hal serupa juga dikatakan oleh Peltu Made Suardika, bersyukur kita memiliki bakat seni dan bertutur dalam kesenian Tari Topeng ataupun Bebondresan, sehingga dapat kita gunakan sebagai media pembinaan teritorial atau Binter.
 
“Pembinaan teritorial yang kita lakukan dengan komunikasi sosial kreatif atau Komsos Kreatif”, imbuh Babinsa yang mengaku 5 bulan ke depan akan memasuki masa persiapan purna pensiun atau MPP.
 
Menurutnya, hanya disayangkan, saat ini kita lagi menghadapi Pandemi Corona Virus-19 atau COVID-19, sehingga membatasi ruang gerak kita di luar, termasuk melakukan misi kesenian.
 
“Semua harus dimaklumi dalam kondisi saat ini, sambil berharap dan mengajak kita semua nunas ica atau berdoa kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa agar Pandemi COVID-19 cepat berlalu dan kita dapat beraktifitas normal kembali.(TIM).