Usaha Cafe & Bakery Merupakan Perpaduan Kuliner Khas Asal Rusia dan Ukraina


DETEKSIPOST.COM – Usha Cafe & Bakery. Cafe di wilayah Pengosekan, di Ubud, berdiri sejak setahun dan Usha Cafe itu merupakan perpaduan kuliner khas asal Rusia dan Ukraina, agar bisa menarik minat bagi wisatawan mancanegara maupun lokal yang berkunjung. Jumat, 27 Juli 2018.
 
Yuliya Yushkevich asal Ukraina Mengatakan pada awak media, kuliner unggulan yang disajikan di Usha Cafe & Bakery berupa, kue yang dibuatnya sendiri. Produk itu yakni, Sneakers Cheesecake, Napoleon Cake dan Honey Cake with Blackcurrant. Hidangan itu disajikan bersama teh hitam dengan rasa yang enak.
 
“Kata Yuliya, karena, alam Ubud memberikan kekhasan sebuah desa yang asri dengan beberapa deretan kedai kuliner, bahkan ratusan yang ada di Ubud. “ujarnya.
 
“Yuliya Yushkevich asal Ukraina dan Maksim Krasyuk asal Rusia. Mereka merupakan pasangan suami istri yang mengembangkan usaha kuliner di Bali.
 
“Menurut Yuliya, Awalnya saya sering membuat kue untuk suami dan terus mencobanya. Sampai akhirnya ada yang menyarankan agar saya membuka kedai kue dan akhirnya saya mendapatkan lokasi yang bagus untuk membuka usaha kami di Ubud,” ungkapnya.
 
Selain High Tea Menu, ada juga menu utama yang disebut Eastern European Home Dining Experience. Menu itu terdiri dari Salmon Soup sebagai appetizer, Dumpling with Cabbage yang diramu dengan sajian Cheburek with vegetable and cheese sebagai main course dan hidangan penutupnya yakni Dor Blue Cheese and Hazelnut.
 
Selain itu, nilai lain yang membedakan dari kedai kuliner Eropa Timur, Usha Cafe and Bakery juga menyajikan minuman khas Rusia yang disebut Kvas. Minuman non alkohol itu merupakan fermentasi dari kismis dan roti.
 
“Yuliya Menambahkan, Kvas tidak mengandung alkohol. Minum Kvas menjadi kebiasaan orang Rusia yang kami hadirkan di Usha Cafe,”jelasnya.
 
“Kami akan mencari terobosan dengan menggelar event-event yang diharapkan dapat mendukung produksi usaha kulinernya. Mereka akan menggarap pasar Wedding organizer dan melakukan penjualan secara wholesale atau partai besar.”jelas Yuliya.(TIM).