
BALI – DETEKSIPOST.COM – Polda Bali, Polres Badung, Polsek Mengwi
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi di seribu hari pertama kehidupan anak. dan Kondisi ini berefek jangka panjang hingga anak dewasa dan lanjut usia.
Untuk mengantisipasi terjadinya stunting Camat Mengwi menggelar Lokakarya mini dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting diwilayah Kecamatan Mengwi yang diselenggarakan diruang rapat Nagara Bhakti Kantor Camat Mengwi. Rabu pagi (13/4).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Wakapolsek Mengwi AKP I Ketut Ganiawan, S.Sos., Danramil 1611 Mengwi Mayor Inf. M Sutopo., Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, S.STP, M.M., Kabid Dalduk Dinas P2KBP3A Kabupaten Badung I Gede Widiatmika, Kepala Puskesmas Mengwi 3 dan Peserta lokakarya sebanyak 30 orang
“Walaupun angka stunting di Kecamatan Mengwi rendah harus bisa ditekan hingga nol, kegiatan ini bisa dilaksanakan oleh seluruh komponen agar pelaksanaanya maksimal. Untuk di Kecamatan Mengwi ada dua desa percontohan kampung Keluarga Berencana (KB) yaitu di Desa Penarungan dan Desa Buduk. Kedua desa tersebut bisa menjadi ancuan dan percontohan bagi desa/kelurahan yang lain khususnya di Kecamatan Mengwi”,terang Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, S.STP, M.M.,saat memberikan sambutan dalam pembukaan lokakarya mini
Dalam kesempatan tersebut Kabid Dalduk Dinas P2KBP3A Kabupaten Badung I Gede Widiatmika menambahkan “bahwa Kegiatan ini pertama kali digelar, untuk itu lebih memfokuskan pada kegiatan pencegahan stunting diwilayah Kecamatan Mengwi”, terangnya
“Bangga Kencana merupakan salah satu program dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang terfokus untuk mewujudkan Keluarga berkualitas dalam lingkungan yang sehat, serta menjadikan sebagai entry point dalam intervensi yang dilakukan BKKBN dan perangkat daerah untuk pengelolaan program KB di daerah sebagai bentuk dalam menyeimbangkan antara kebutuhan dan jumlah penduduk yang ada”,imbuhnya
“Namun demikian hal tersebut tidak hanya terfokus pada masalah Kependudukan dan KB saja, namun pembangunan keluarga dimulai dari rencana berkeluarga yang baik dengan beberapa program lainnya seperti Bina Keluarga Balita (BKB) untuk menurunkan angka stunting, program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR) yang meliputi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP), keterampilan hidup (life skill) dan pendidikan,” pungkasnya.(tim).





