KMP Karya Maritim III Terseret Ombak Akibat Cuaca Tidak Bersahabat


DETEKSIPOST.COM – Jembrana – Akhir -akhir ini cuaca buruk, ombak tinggi yang disertai angin kencang terjadi di wilayah Perairan Selat Bali jalur penyebrangan Ketapang-Gilimanuk sejak Kamis siang (1/6). Setelah sempat mengakibatkan KMP Prathita mengalami goncangan kuat hingga menggulingkan muatan truk, hari ini Jumat (2/6), kuatnya gelombang mengakibatkan KMP Karya Maritim III kandas.
“Pungkasnya.
 
“Lebih lanjut kapal yang dinahkodai Chairul Aman terseret hingga 500 meter dari pelabuhan LCM ketika bertolak dari Pelabuhan Gilimanuk hendak menuju Ketapang pada pukul 14.00 WITA,” ungkap Kepala SAR Denpasar Didi Hamzar.
 
Selain itu kapal yang bermuatan 22 orang penumpang dan juga mengangkut 2 unit sepeda motor, 1 unit kendaraan KK, 1 unit kendaraan pick up, 5 unit truk besar, dan 4 unit truk sedang. Pada saat hendak melakukan manuver keluar dari Pelabuhan LCM Gilimanuk terjadi angin kencang dari selatan ke utara.
 
“Selanjutnya disamping itu arus kuat kearah utara, sehingga KMP Karya Maritim III terseret ke utara dari Pelabuhan LCM Gilimanuk dan bagian haluan kapal kandas.”ujarnya.
 
Dari pihak KMP Karya Maritim III
minta bantuan, diterima Basarnas Kantor SAR Denpasar pada pukul 15.00 WITA. Saat dilaporkan kondisi kapal beserta penumpangnya masih dalam keadaan aman.
 
Sebanyak 8 personil dari Pos SAR Jembrana ditugaskan menuju lokasi untuk memastikan keselamatan POB yang berada di kapal tersebut. Sekitar pukul 15.35 Wita tim tiba di Pelabuhan Gilimanuk dan segera berkoordinasi dengan pihak Polair Gilimanuk. Dengan menggunakan rubber boat tim merapat menuju posisi kapal kandas.
 
“Tahap pertama evakuasi dilakukan kepada 3 orang penumpang, dimana salah seorang mengalami sakit dan harus dirujuk ke Puskesmas Gilimanuk dengan ambulace milik Jasaraharja,” imbuhnya.
 
Akhirnya pada pukul 17.55 WITA seluruh penumpang telah terevakuasi dengan bantuan jukung nelayan setempat dan selanjutnya dibawa ke ruang tunggu VIP ASDP Gilimanuk. “Sementara itu 15 orang ABK tetap berada di kapal dan menunggu air pasang.
“pungkasnya.
 
Kemudian dalam proses evakuasi penumpang juga melibatkan TNI AL Pos Gilimanuk,Polair Pos Gilimanuk, KSOP Gilimanuk, Syahbandar Gilimanuk, dan Kapolsek Gilimanuk. Ujarnya.(Team Media DeteksiPost.Com).






Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *