
Deteksipost.com – Bali – Polda Bali, Polres Bangli Untuk mengatisipasi terjadinya bencana alam, Polres Bangli bersama Instansi terkait laksanakan gelar sarana pra sarana di Mapolres bangle, Sabtu (6/6).
Apel gelar sapras ini dipimpin langsung Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, S.I.K.,M.I.K., bersama Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Inf. Himawan Teddy Laksono yang di ikuti oleh anggota TNI-Polri, BPBD, Satpol PP Kabupaten Bangli dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangli.
Turut hadir dalam apel gelar tersebut diantaranya Kasat Pol PP Kabupaten Bangli Dewa Agung Suryadarma, S.Sos, Kepala BPBD Kabupaten Bangli I Ketut Gede Wiradana, Kepala Dinas Kesehatan diwakili oleh sekretarisnya Ni Putu Sudarmini
Dihadapan para peserta Kapolres Bangli menyampaikan bahwa apel sapras ini bertujuan untuk melakukan pengecekan terhadap kesiapan sarana pra sarana serta personel yang akan di terjunkan untuk membantu jika terjadi bencana alam.
“Kita tidak tau kapan dan dimana bencana itu akan terjadi, oleh karena itu kita dituntut selalu siap untuk membantu jika terjadi bencana alam dan kami berharap seluruh anggota yang terlibat baik dari TNI-Polri, BPBD, Satpol PP dan dinas Kesehatan serta PMI siap fisik dan mental dalam menghadapi situasi yang terjadi nantinya”ujar Kapolres
Sementara itu didalam arahannya Dandim 1626/Bangli menyampaikan dari kondisi geografis, Kabupaten Bangli rentan terjadinya bencana alam baik tanah longsor, pohon tumbang maupun angin kencang untuk itu jajarannya akan selalu berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan Instansi terkait lainnya dalam menanggulangi bencana alam yang terjadi.
Selain itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bangli I Ketut Gede Wiradana mengungkapkan bahwa pihaknya juga telah memberikan edukasi melalui sosialisasi kepada masyarakat terkait Langkah-langkah yang patut dilakukan saat terjadi bencana sehingga meminimalisir adanya korban jiwa
“Kami secara berkesinambungan memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait apa yang perlu dilakukan jika terjadi bencana sehingga meminimalisir adanya korban,”tandasnya.(TIM).





