Kegiatan Workshop backtoBALI.id Dengan Tema ”Taking the Lead on Bali’s Economic Revovery”.


BALI – DETEKSIPOST COM – Kita tidak bisa menghentikan pandemi. Tapi kita bisa melakukan upaya agar bisnis kembali bergerak, agar roda perekonomian kembali berputar. Mari berhenti menunggu situasi berubah. Kita tidak perlu menunggu siapapun untuk bergerak lebih dahulu. Kalau kita belum melihat ada yang mengambil langkah nyata, kita mengambil langkah nyata lebih dahulu.
 
Dengar semangat itu backtoBALI.id, program yang digagas Ipaymu dengan dukungan BPD Bali dan BI Bali untuk turut berperan dalam percepatan pemulihan perekonomian Bali, mengajak para pemimpin industri pariwisata Bali untuk duduk bersama, berdiskusi, dan menawarkan solusi agar usaha pariwisata yang mereka kelola dapat kembali bergerak dengan aliran cashflow yang dihasilkan dari peningkatan penjualan, perluasan cakupan pemasaran, dan penguatan branding yang dilakukan oleh jaringan netizen melalui backtoBALI.id.
 
Karena itulah backtoBALI.id memilih tema ”Taking the Lead on Bali’s Economic Revovery”.
 
Acara yang digelar pada tanggal 27 januari 2022 di Hotel Prime Plaza, Sanur, Bali ini juga dihadiri para pejabat terkait dari lingkungan Pemda Bali diantaranya Kadis Pariwisata dan Kadis Koperasi dan UMKM, perwakilan dari BPD Bali dan BI Bali, serta para pimpinan asosiasi dan organisasi yang merupakan stakeholder industri pariwisata Bali.
&,nbsp;
_IMG_000000_000000
 
Sebagai pembicara, selain Direktur Bisnis Non-Kredit BPD Bali, Bapak I Nyoman Sumaryana, S.E., M.M. yang memaparkan situasi perekonomian Bali saat ini dan tantangan serta potensinya di masa yang akan datang, juga ada Bapak Riyeke Ustadiyanto yang merupakan salah satu ”guru” digital marketing terkemuka tanah air, Ibu Silvia Ratna Ariani yang memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun memimpin pengembangan ekosistem digital yang menawarkan solusi ”end-to-end” paling lengkap, dan Bapak Adi Arifin, praktisi bisnis yang sukses memasarkan produk pariwisata dari sejumlah destinasi wisata terkemuka Asia dengan digital marketing.
 
Menyadari bahwa membangkitkan kembali perekonomian Bali memerlukan upaya kolosal yang tidak hanya melibatkan industri pariwisata saja, dalam event ini backtoBALI.id berupaya untuk mensinergikan industri pariwisata yang terpuruk akibat pandemi dengan sektor UMKM yang justru tampil sebagai ”penyelamat” bagi banyak korban dari keterpurukan industri pariwisata.
 
Di satu sisi, industri pariwisata harus dapat memutar kembali roda usahanya, sehingga dapat kembali mengambil alih fungsinya sebagai motor penggerak perekonomian Bali. Sementara di sisi lain UMKM harus dapat terus berkembang sehingga pada akhirnya tumbuh menjadi salah satu pilar utama perekonomian Bali.
 
Karena itu dalam event ini backtoBALI.id juga menghadirkan UMKM yang sudah bergabung sebagai merchant backtoBALI.id dan sejumlah lembaga yang selama ini berperan besar dalam pembinaan UMKM seperti PLUT-KUMKM Propinsi Bali dan Badan Kreatif Denpasar.
 
Teman-teman UMKM ini tidak hanya duduk bersama dengan para pemimpin industri pariwisata Bali. Sejumlah UMKM yang sudah bergabung dengan backtoBALI.id juga memamerkan produknya. Dengan begitu kita semua bisa melihat kalau mereka sudah mengambil langkah. Mereka sudah bergerak. Mari ikuti langkah mereka.(tim).