Polres Klungkung Gelar Jumat Curhat di Desa Kemoning


Bali – deteksipost.com – Polres Klungkung – Polres Klungkung kembali menggelar kegiatan Jumat Curhat yang kali ini berlangsung di Wantilan Desa Kemoning, Kelurahan Semarapura Klod, Kecamatan Klungkung. Kegiatan ini dipimpin oleh Wakapolres Klungkung Kompol I Made Ariawan P., S.H., didampingi Kapolsek Klungkung Kompol I Wayan Sujana, S.H., M.M.
 
Turut hadir dalam kegiatan ini Lurah Semarapura Klod bersama tiga staf kelurahan, sekitar 40 anggota Karang Lansia Semarapura Klod, dan 16 mahasiswa KKN LPPM Universitas Udayana (UNUD).
 
Dalam sambutannya, Lurah Semarapura Klod menyampaikan bahwa pihak kelurahan terus berupaya menjaga ketentraman dan ketertiban lingkungan, termasuk aktif memonitor penduduk pendatang.
 
Ia mengungkapkan bahwa Kelurahan Semarapura Klod saat ini ditetapkan sebagai Kelurahan Bersinar (Bersih dari Narkoba) oleh BNN Kabupaten Klungkung. Kegiatan pengecekan penduduk pendatang pun telah dilakukan bersama BNN dan Satpol PP, khususnya di wilayah Uma Lemek, Galiran.
 
Sementara itu, Ketua Karang Lansia Semarapura Klod menjelaskan bahwa komunitas ini berdiri sejak tahun 2024 dan telah aktif kembali berkat dukungan Dinas Sosial. Kegiatan rutin seperti senam, pemeriksaan kesehatan, hingga perjalanan spiritual dilakukan setiap bulan.
 
Wakapolres menyampaikan apresiasinya atas keaktifan warga, khususnya kelompok lansia. Ia juga menyambut baik masukan dan pertanyaan warga. “Kegiatan Jumat Curhat ini menjadi sarana penting untuk menjalin komunikasi dua arah antara masyarakat dan kepolisian. Apabila membutuhkan bantuan, silakan hubungi Call Center 110 yang aktif 24 jam tanpa dipungut biaya,” tegasnya.
 
Dalam sesi tanya jawab ada beberap pertanyaan seperti tentang Pertanyaan soal SIM seumur hidup oleh Wayan Murni yang ditanggapi oleh Kanit Gakkum Lantas bahwa saat ini SIM masih berlaku selama 5 tahun. Usulan SIM seumur hidup belum disetujui Korlantas. Tes angka 8 tetap diterapkan karena merupakan SOP nasional.
 
Kemudian kendala tes SIM berbasis IT dari Made Sri Marmawati yang ditanggapi oleh Wakapolres bahwa diakui memang tidak semua masyarakat terbiasa dengan teknologi. Masukan ini akan disampaikan ke pimpinan secara berjenjang.
 
Ada juga menanyakan tentang Pos Lalu Lintas yang Kosong serta Calo SIM yang dtanggapi oleh Wakapolres bahwa kekosongan pos akibat keterbatasan personel karena banyak yang pensiun. Soal calo SIM, kepolisian tidak bekerja sama dengan biro jasa. Jika ada oknum, segera laporkan ke Propam.
 
Kemudian truk yang melintasi Jalan Matahari yang ditanggapi oleh Kanit Gakkum bahwa truk seharusnya tidak melintas karena ada rambu larangan. Namun, pembangunan di sekitar membuat kami mengambil kebijakan toleransi terbatas, yang juga ditambahkan oleh Kapolsek Klungkung bahwa Polsek Klungkung bersama Dishub dan instansi terkait telah berkoordinasi, dan perbaikan rambu akan segera dilakukan karena sudah memudar.
 
Kegiatan Jumat Curhat ini ditutup dengan harapan agar komunikasi antara masyarakat dan kepolisian terus terjalin erat, guna menjaga keamanan dan kenyamanan bersama di wilayah Klungkung.(Tim).