Bentengi Pelajar dari Radikalisme, Densus 88 Gelar Roadshow “Ratakan Bali Pro Max” di SMA N 2 Abiansemal


BALI – DETEKSIPOST.COM – Mangupura – Ancaman intoleransi, radikalisme, hingga kekerasan di era digital yang menyasar generasi muda mendapat perhatian serius dari Kepolisian Republik Indonesia. Sebagai upaya memperkuat ketahanan ideologi Pancasila, Direktorat Pencegahan Densus 88 Antiteror Polri menginisiasi program “Ratakan Bali Pro Max”.
 
Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (21/4/2026) di Aula SMA Negeri 2 Abiansemal, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, yang diikuti sekitar 150 siswa-siswi. Turut hadir Kepala Sekolah SMA N 2 Abiansemal I Made Suardana, Guru – Guru beserta Staf/ Pegawai SMA N 2 Abiansema serta didampingi Sihumas Polres Badung. Program ini merupakan bagian dari roadshow sosialisasi wawasan kebangsaan di 70 sekolah SLTA se-Bali yang berlangsung pada 13–23 April 2026.
 
Pelaksanaan kegiatan melibatkan sinergi lintas sektor antara Densus 88, Polda Bali, Polres Badung, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, serta Dinas Pendidikan Provinsi Bali. Kolaborasi ini bertujuan memperluas jangkauan edukasi sekaligus memperkuat penanaman nilai kebangsaan kepada para pelajar.
 
Mewakili Direktur Pencegahan Densus 88 AT Polri, Iptu Rudiana Bachrie S.T., M.M., bersama tim menegaskan pentingnya peran sekolah dalam membentuk karakter generasi muda. “Sekolah merupakan garda terdepan dalam membangun pelajar yang berintegritas, toleran, dan berjiwa nasionalis. Kami ingin memperkuat daya tangkal pelajar terhadap paham yang bertentangan dengan nilai Pancasila,” ujarnya.
 
Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan pemahaman komprehensif tentang nilai Pancasila, pentingnya toleransi, serta bahaya ekstremisme dan terorisme. Selain itu, turut dibahas fenomena perundungan (bullying) yang dapat menjadi pintu masuk radikalisme jika tidak ditangani sejak dini. “Edukasi dan deteksi dini menjadi kunci utama pencegahan,” tegasnya.
 
Melalui kegiatan ini, pelajar diharapkan mampu menjadi agen perubahan dengan menanamkan empati sosial, menjaga persatuan, serta berpikir kritis dalam menyaring informasi. Polri pun berharap generasi muda Indonesia tumbuh menjadi pribadi tangguh, berkarakter, dan memiliki kecintaan kuat terhadap Tanah Air. (hms)