Bijak di Medsos, Nggak Main Bully! Polres Badung Ngobrol Bareng Anak SMK Prada Dalung


BALI – DETEKSIPOST.COM – Mangupura – Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan pelajar dan anak muda. Namun di balik kemudahan berkomunikasi dan berbagi informasi, dunia maya juga kerap menjadi tempat munculnya perundungan (bullying), penyebaran hoaks, hingga konten negatif yang berdampak buruk bagi perkembangan remaja. Berangkat dari kondisi tersebut, Seksi Hubungan Masyarakat (Sihumas) Polres Badung menggelar sosialisasi tentang anti-bullying dan bijak bermedia sosial kepada para pelajar SMK Prada Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Senin (18/5/2026) sebagai upaya membangun karakter generasi muda yang cerdas dan bertanggung jawab.
 
Kegiatan edukasi tersebut dipimpin Kasubsi PIDM Sihumas Polres Badung, Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari, S.H., dengan memberikan pemahaman kepada para siswa terkait dampak buruk bullying, bahaya penyebaran informasi hoaks, serta ancaman konten pornografi di media sosial. Dalam paparannya, Ipda Yuni menyampaikan bahwa meningkatnya kasus kekerasan di lingkungan sekolah sering kali dipicu oleh interaksi negatif di dunia maya yang tidak disikapi secara bijak oleh para remaja.
 
“Belakangan ini kita sering melihat kasus kekerasan dan bullying di kalangan pelajar yang berawal dari media sosial. Ketidaktahuan dalam menggunakan media sosial secara bijak dapat menimbulkan dampak serius, baik bagi korban maupun pelaku,” ungkap Ipda Yuni Eltari. Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak mudah terpancing emosi di media sosial serta mengedepankan komunikasi yang sehat dan saling menghormati dalam pergaulan sehari-hari.
 
Selain memberikan edukasi tentang etika bermedia sosial, para pelajar juga diimbau untuk menghindari segala bentuk tindakan bullying, baik secara langsung maupun melalui platform digital. Ipda Yuni menegaskan bahwa tindakan kekerasan fisik maupun mental memiliki konsekuensi hukum yang dapat memengaruhi masa depan pelajar. Menurutnya, setiap permasalahan di lingkungan sekolah sebaiknya diselesaikan secara baik melalui guru, wali kelas, maupun pihak sekolah tanpa harus melibatkan perundungan atau kekerasan.
 
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Polres Badung berharap para pelajar dapat menjadi generasi muda yang lebih bijak dalam menggunakan media sosial, mampu menyaring informasi dengan baik, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying. Edukasi ini juga diharapkan menjadi langkah preventif agar para remaja semakin sadar pentingnya menjaga etika, empati, dan tanggung jawab baik di dunia nyata maupun di dunia maya. (hms)