
BALI – DETEKSIPOST.COM – Kuta Utara – Polsek Kuta Utara memperketat patroli di kawasan Pantai Batu Bolong, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, setelah terjadi perkelahian antarwarga negara asing (WNA) yang sempat viral beberapa waktu lalu. Langkah ini dilakukan melalui patroli dini hingga subuh. Senin (13/7) untuk mencegah gangguan kamtibmas terutama keributan antar pengunjung di kawasan wisata tersebut.
Patroli dipimpin Pawas Iptu I Komang Juliarto SH., MH Petugas menyasar kawasan kafe, bar, dan titik-titik keramaian di sepanjang Jalan Batu Bolong yang menjadi pusat kegiatan wisatawan hingga subuh.
Selama patroli, petugas menemui wisatawan domestik maupun mancanegara. Mereka mengimbau pengunjung agar menjaga situasi tetap kondusif dengan tidak mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan hingga mabuk yang dapat memicu keributan.
Pengunjung juga diingatkan untuk menjaga barang bawaan dan segera melapor kepada polisi apabila menjadi korban tindak kejahatan, terutama pencurian. Selain memberikan imbauan, petugas juga memantau situasi di kawasan wisata dan mengatur arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan saat pengunjung mulai meninggalkan lokasi.
Kapolsel Kuta Utara Kompol I Ketut Sukadana SH mengatakan, patroli diperkuat sebagai langkah antisipasi setelah perkelahian antar-WNA di kawasan Pantai Batu Bolong yang videonya sempat viral di media sosial. Menurutnya, kawasan tersebut menjadi salah satu titik yang memerlukan perhatian khusus karena tingginya mobilitas masyarakat dan wisatawan, terutama pada malam hari hingga akhir pekan.
“Personel kami fokuskan di titik-titik keramaian, kafe, bar dan tempat hiburan. Tujuannya untuk mencegah gesekan antar pengunjung dan memastikan situasi tetap aman kondusif,” tegasnya.
Menurutnya, kehadiran polisi di lapangan juga dimanfaatkan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan wisatawan yang masih beraktivitas di kawasan tersebut menjelang pagi hari. Kompol Sukadana menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan patroli rutin pada jam-jam rawan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, sekaligus mendukung kenyamanan sektor pariwisata di wilayah Kuta Utara.
“Kami berkomitmen akan terus meningkatkan kehadiran polisi di lapangan sebagai bentuk pelayanan dan jaminan keamanan bagi masyarakat serta wisatawan,” pungkasnya.(Tim)





