Satlantas Polres Badung Gandeng Pecalang, Perkuat Budaya Tertib Lalu Lintas Berbasis Kearifan Lokal


BALI – DETEKSIPOST.COM – Mangupura – Pecalang sebagai garda terdepan keamanan berbasis adat memiliki peran strategis dalam menjaga ketertiban masyarakat, termasuk saat mengamankan berbagai kegiatan adat, keagamaan, maupun aktivitas sosial di lingkungan desa. Berangkat dari peran tersebut, Satlantas Polres Badung melalui program Polantas Karib menggandeng Pecalang Desa Adat Kuwum dalam kegiatan edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas yang berlangsung di Wantilan Desa Kuwum, Kecamatan Mengwi, Kamis (23/7).
 
Kegiatan dipimpin Kasat Lantas Polres Badung AKP Ni Luh Tiviasih, S.H., M.H., didampingi Ps. Kanit Kamsel Aiptu Putu Ariasa beserta anggota Unit Kamsel, serta dihadiri Bhabinkamtibmas, Jero Bendesa Desa Adat Kuwum, Klian Adat, dan jajaran Pecalang Desa Adat Kuwum. Selain penyampaian materi tentang tertib berlalu lintas dan peran Pecalang dalam mendukung Kamseltibcarlantas, Satlantas juga menyerahkan sarana kontak berupa rompi lalu lintas, senter, pluit, tali pluit, serta brosur edukasi.
 
Kasat Lantas Polres Badung AKP Ni Luh Tiviasih mengatakan, sinergi dengan Pecalang merupakan langkah nyata membangun budaya tertib berlalu lintas yang dimulai dari lingkungan desa adat. Menurutnya, keberadaan Pecalang sangat penting sebagai mitra Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk mengantisipasi pelanggaran lalu lintas, penggunaan knalpot tidak sesuai ketentuan, hingga aksi balap liar yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
 
Sementara itu, perwakilan Pecalang Desa Adat Kuwum menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pembinaan yang diberikan Satlantas Polres Badung. Edukasi serta bantuan perlengkapan tersebut dinilai akan semakin menunjang tugas Pecalang dalam mengatur arus lalu lintas saat pelaksanaan upacara adat maupun kegiatan masyarakat, sekaligus memperkuat koordinasi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.
 
Melalui kolaborasi ini, diharapkan sinergi antara Polantas dan Pecalang terus terjalin sehingga tercipta budaya tertib berlalu lintas yang berlandaskan kearifan lokal. Kehadiran Pecalang sebagai mitra strategis Polri di tingkat desa diharapkan mampu mewujudkan situasi lalu lintas yang aman, tertib, lancar, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Badung. (hms)