
BALI- – DETEKSIPOST.COM – Mangupura – Jagung menjadi salah satu komoditas strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui sinergi antara kepolisian dan petani, upaya memperkuat sektor pertanian terus didorong sebagai bagian dari implementasi program ketahanan pangan yang sejalan dengan Asta Cita pemerintah, khususnya dalam mewujudkan kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan penanaman jagung hibrida yang dilaksanakan di Subak Citra, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, pada Senin (3/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kanit Binmas Polsek Abiansemal Iptu Gusti Made Widana bersama Bhabinkamtibmas Polsek Abiansemal dan petani sekaligus pemilik lahan, Gusti Made Suwindra, sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Penanaman dilakukan di atas lahan seluas 25 are sebagai bagian dari program penanaman jagung kuartal III tahun 2026. Sebelumnya, lahan tersebut telah dibersihkan setelah proses panen sebelumnya selesai dilaksanakan. Bibit yang digunakan adalah jagung hibrida merek Exsotik, dengan waktu tanam pada 3 Agustus 2026 dan perkiraan panen pada minggu pertama Oktober 2026. Pemanfaatan bibit hibrida diharapkan mampu menghasilkan produktivitas yang lebih baik serta mendukung peningkatan hasil pertanian di wilayah Abiansemal.
Kanit Binmas Polsek Abiansemal Iptu Gusti Made Widana mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan penanaman jagung merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat kemitraan dengan masyarakat. “Kami hadir untuk memberikan pendampingan dan semangat kepada para petani agar pemanfaatan lahan pertanian dapat berjalan optimal. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, sehingga sinergi antara Polri, petani, dan pemerintah perlu terus diperkuat demi menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Polsek Abiansemal berharap kolaborasi antara kepolisian, petani, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus ditingkatkan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan produktivitas pertanian yang semakin baik, diharapkan kesejahteraan petani meningkat, ketersediaan pangan tetap terjaga, serta program-program strategis pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan dapat berjalan secara berkelanjutan. (hms)





