Ngopi Kamtibmas, Polresta Denpasar Rangkul Komunitas Ojol Jadi Mitra Jaga Keamanan dan Keselamatan


BALI – DETEKSIPOST.COM – Denpasar – Polresta Denpasar terus memperkuat sinergi salah satunya dengan komunitas ojek online (ojol) sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sekaligus mewujudkan keselamatan berlalu lintas. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas Polresta Denpasar bersama Komunitas Ojek Online, yang digelar di Kantor Polsubsektor Diponegoro, Jalan Diponegoro No. 110, Denpasar Barat, Selasa (11/8/2026).
 
Dengan dihadiri langsung Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H., didampingi Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Bali AKBP Inggid Widiasari, S.I.K., Kabid Dalops Dishub Kota Denpasar I Made Joni, Kasat Lantas Polresta Denpasar, Kapolsek Denpasar Barat, serta perwakilan manajemen aplikator dan komunitas ojol.
 
Sejumlah komunitas yang hadir di antaranya Maxim Pelontar Jalanan, GRD (Garuda Dewata), Gojek S.H.C (Semut Hitam Community), dan Grab Bali, serta Head of Subdivision Maxim Denpasar Juwadi Harjo dan perwakilan manajemen aplikator Grab.
 
Kegiatan dikemas dalam suasana santai melalui dialog dan ngopi bersama. Forum tersebut menjadi ruang komunikasi dua arah antara kepolisian, instansi terkait, aplikator dan para pengemudi ojol untuk menyampaikan berbagai keluhan, kendala maupun informasi mengenai potensi kerawanan yang ditemukan saat beraktivitas di jalan.
 
Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Denpasar mengajak para pengemudi ojol untuk tidak hanya menjalankan aktivitas sebagai pengantar penumpang dan barang, tetapi juga menjadi mata dan telinga kepolisian dalam membantu menjaga keamanan wilayah.
 
“Rekan-rekan ojol setiap hari berada di jalan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Apabila melihat atau mengetahui adanya aksi jambret maupun tindak kriminal lainnya, segera hubungi layanan 110 dan, apabila memungkinkan, sampaikan ciri-ciri pelaku, kendaraan, nomor polisi serta arah pelariannya,” pesan Kapolresta.
 
Kapolresta juga mengajak komunitas ojol menjadi Duta Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dengan memberikan contoh yang baik kepada pengguna jalan lainnya.
“Patuhi aturan lalu lintas secara konsisten, bukan hanya ketika ada petugas. Mari kita tingkatkan sinergi antara kepolisian dan komunitas ojol untuk menciptakan Denpasar yang aman, tertib dan nyaman,” tegasnya.
 
Selain persoalan keselamatan berlalu lintas, perhatian juga diberikan terhadap kondisi penerangan jalan di sejumlah kawasan yang dinilai rawan pada malam hari. Polresta Denpasar telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait penerangan jalan, khususnya di wilayah Kuta dan Kuta Selatan, sebagai bagian dari upaya mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun kecelakaan.
 
Kabid Dalops Dishub Kota Denpasar I Made Joni turut mengapresiasi peran komunitas ojol yang dinilai membantu mobilitas masyarakat di tengah masih terbatasnya fasilitas angkutan umum di Bali. Namun, para pengemudi tetap diingatkan untuk menaati rambu dan marka jalan serta mengutamakan keselamatan.
 
Sementara itu, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Bali AKBP Inggid Widiasari, S.I.K., mengajak para pengemudi ojol menjadi contoh dalam budaya tertib berlalu lintas, mengingat sepeda motor masih menjadi salah satu kendaraan yang cukup banyak terlibat dalam pelanggaran lalu lintas.
 
Perwakilan aplikator dalam dialog turut menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi, antara lain adanya oknum yang menggunakan atribut ojek online untuk melakukan tindakan yang tidak baik. Selain itu, para aplikator mengharapkan optimalisasi penerangan jalan serta pengaturan lampu lalu lintas, terutama pada dini hari di sejumlah titik yang dinilai rawan.
 
Kegiatan Ngopi Kamtibmas tersebut menjadi bukti bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas kepolisian, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas ojol yang setiap hari menjadi bagian penting dari aktivitas dan mobilitas masyarakat di Kota Denpasar.(Tim)