Puslitbang Polri Laksanakan Penelitian Peran Edukasi, Teknologi, dan Kemitraan Masyarakat dalam Wujudkan Kamseltibcarlantas di Polresta Denpasar


BALI – DETEKSIPOST.COM – DENPASAR – Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melaksanakan penelitian terkait peran Polri dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) berbasis edukasi, teknologi, dan kemitraan masyarakat di Polresta Denpasar, Senin (12/10/2026).
 
Kegiatan berlangsung di Gedung Serba Guna Lantai III Polresta Denpasar, dipimpin Ketua Tim Penelitian Kombes Pol Artanto, S.I.K., M.Si., bersama Tim Puslitbang Polri. Kedatangan tim disambut Plt. Wakapolresta Denpasar AKBP I Ketut Widiartha, S.H., S.I.K., M.H., beserta jajaran terkait.
 
Penelitian ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, baik dari internal Polri maupun instansi dan elemen masyarakat eksternal. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, Jasa Raharja, Organda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, lembaga swadaya masyarakat (LSM), mahasiswa, komunitas ojek online, serta komunitas pengemudi.
 
Dalam sambutan Kapolresta Denpasar yang dibacakan Plt. Wakapolresta Denpasar, disampaikan bahwa penelitian tersebut merupakan langkah strategis untuk memperoleh gambaran objektif mengenai pelaksanaan tugas Polri dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas melalui tiga pendekatan utama, yakni edukasi, pemanfaatan teknologi, dan kemitraan masyarakat.
 
Disampaikan pula bahwa lalu lintas merupakan salah satu bidang tugas kepolisian yang memiliki interaksi tinggi dengan masyarakat serta berdampak langsung terhadap keselamatan dan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar tidak dapat hanya mengandalkan Polri, tetapi membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan.
 
“Edukasi harus terus diperkuat untuk membangun kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Pemanfaatan teknologi juga perlu diarahkan untuk mendukung pelayanan yang semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Sementara itu, kemitraan dengan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun tanggung jawab bersama terhadap keselamatan berlalu lintas,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.
 
Lebih lanjut, perkembangan mobilitas masyarakat, pertumbuhan kendaraan bermotor, meningkatnya aktivitas ekonomi dan pariwisata, serta pemanfaatan teknologi digital menuntut Polri untuk terus beradaptasi dan menghadirkan inovasi dalam pengelolaan lalu lintas.
 
Sementara itu, Ketua Tim Penelitian Puslitbang Polri Kombes Pol Artanto, S.I.K., M.Si., dalam sambutan dan arahan teknisnya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung pelaksanaan penelitian.
 
Ia menjelaskan bahwa penelitian tersebut bertujuan menggali informasi secara komprehensif mengenai pelaksanaan tugas Polri dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas, khususnya melalui penguatan edukasi, pemanfaatan teknologi, dan kemitraan dengan masyarakat.
 
Menurutnya, tim telah memperoleh data kuantitatif sebagai bagian dari penelitian. Selanjutnya, pengumpulan data kualitatif dilakukan melalui wawancara dengan personel Polri dan para pemangku kepentingan eksternal.
 
Ketua tim berharap seluruh peserta dapat memberikan informasi dan gambaran kondisi di lapangan secara riil, objektif, dan terbuka sehingga hasil penelitian dapat menjadi bahan evaluasi yang akurat.
 
Setelah sambutan dan arahan teknis, kegiatan dilanjutkan dengan sesi wawancara bersama personel internal Polri dan para undangan eksternal untuk menggali berbagai pengalaman, tantangan, kendala, serta masukan terkait pelaksanaan Kamseltibcarlantas di wilayah hukum Polresta Denpasar.
 
Melalui penelitian ini, diharapkan diperoleh rekomendasi yang aplikatif, terukur, dan berkelanjutan guna mendukung penyempurnaan kebijakan serta strategi kepolisian di bidang lalu lintas. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, dunia pendidikan, komunitas, dan masyarakat diharapkan semakin kuat demi mewujudkan budaya tertib berlalu lintas serta meningkatkan keselamatan seluruh pengguna jalan.(TIm)