
BALI – DETEKSIPOST.COM – Dalam upaya menanamkan kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas sejak dini, Wakapolsek Denpasar Timur (Dentim) AKP I Wayan Merta Adi Saputra, S.H., didampingi Kanit Binmas Polsek Dentim IPTU I Kadek Sukasada, memberikan penyuluhan tertib berlalu lintas kepada siswa-siswi SMPN 14 Denpasar, Jalan WR Supratman No. 18, Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Senin (02/11/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah tersebut diikuti 45 siswa-siswi kelas VIII. Kehadiran Wakapolsek Dentim diterima langsung oleh Kepala SMPN 14 Denpasar I Komang Agus Ugrasena, S.Pd.,M.Pd.
Dalam arahannya, Wakapolsek Dentim menekankan pentingnya menaati aturan berlalu lintas, seperti mematuhi rambu dan marka jalan, menggunakan helm standar, tidak berkendara ugal-ugalan, serta mengutamakan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.
Para siswa-siswi juga didorong menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan membiasakan diri disiplin dan tertib, termasuk tidak menggunakan knalpot brong serta menjauhi aksi balap liar yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah menyampaikan bahwa pada saat jam kepulangan siswa, arus lalu lintas di Jalan WR. Supratman kerap mengalami kepadatan, khususnya pada jalur keluar siswa-siswi. Kondisi tersebut diharapkan mendapat dukungan pengaturan dari personel Kepolisian.
Menanggapi hal tersebut, Wakapolsek Dentim menyampaikan bahwa masukan dari pihak sekolah akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dan penempatan personel pada waktu yang diperlukan, guna membantu mengatur arus lalu lintas dan mencegah terjadinya kepadatan.
“Kami akan menindaklanjuti masukan dari pihak sekolah. Kami juga mengimbau para siswa-siswi agar tetap tertib saat keluar sekolah, tidak bergerombol di badan jalan, serta selalu mengutamakan keselamatan,” ujar Wakapolsek Dentim.
Kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari upaya Polsek Dentim dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini sekaligus memperkuat sinergitas dengan pihak sekolah, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman serta situasi lalu lintas yang lancar dan kondusif.(TIm)





