Sinergi Polri dan Pemerintah Provinsi Bali Siaga Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem dan Bencana Alam


BALI – DETEKSIPOST.COM – Kapolda Bali, Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., mengikuti pelaksanaan **Apel Kesiapan Pasukan dalam rangka Antisipasi dan Penanggulangan Bencana** yang bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali. Kegiatan ini bertempat di Lapangan Iptu Soetardjo Tohpati, Denpasar, pada Kamis (5/11/2026).
 
Apel kesiapsiagaan ini dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, S.Sos. dan dihadiri Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K.,M.H., Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, S.Sos., Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K.,M.S.I., Pangdam IX/Udayana yang diwakili oleh Kapok-Sahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wirasatya yang diwakili oleh Kasiops Kasrem 163/Wirasatya, Kalaksa BPBD Provinsi Bali, serta Kepala Basarnas Provinsi Bali.
 
Hadir pula perwakilan dari instansi vertikal dan penegak hukum, meliputi Kepala BMKG Provinsi Bali yang diwakili oleh Ketua Tim Kerja Operasional Meteorologi BMKG Wilayah III Denpasar, serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Bali.
 
Kehadiran lintas sektoral ini menunjukkan komitmen kuat dan soliditas antar-instansi dalam menghadapi potensi ancaman bencana alam di wilayah Provinsi Bali.
 
Dalam arahan Wakil Gubernur Bali dalam apel gabungan ini melibatkan sebanyak **404 personel** yang terdiri dari unsur TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta berbagai *stakeholder* terkait dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.
 
Berdasarkan surat resmi dari Kepala BMKG Wilayah III, secara umum wilayah Bali pada **bulan November 2026** ini tengah berada pada fase **peralihan musim (pancaroba) dari musim kemarau ke musim hujan**. Fase ini sangat berpotensi memicu terjadinya cuaca ekstrem, angin kencang, serta curah hujan dengan intensitas tinggi yang patut diwaspadai oleh seluruh elemen masyarakat.
 
Berdasarkan pemetaan mitigasi bencana, seluruh wilayah kabupaten/kota di Provinsi Bali saat ini masuk dalam kategori daerah rawan bencana alam dengan potensi ancaman yang beragam Kota Denpasar Memiliki potensi kerawanan berupa banjir dan pohon tumbang, Kabupaten Badung, Gianyar, Tabanan, Buleleng, Jembrana, Bangli, Karangasem, dan Klungkung:** Memiliki potensi kerawanan secara serentak meliputi tanah longsor, pohon tumbang, serta banjir.
 
Sebagai bentuk nyata kewaspadaan dini, catatan rekapitulasi menunjukkan bahwa dalam kurun waktu tiga hari di awal bulan November 2026 saja, telah tercatat sebanyak **48 kejadian bencana alam** yang tersebar di berbagai kabupaten/kota.
 
Melalui apel kesiapan ini, Polda Bali bersama Pemerintah Provinsi Bali dan seluruh pemangku kepentingan mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan informasi cuaca resmi dari BMKG, serta bahu-membahu dalam mengantisipasi potensi risiko bencana demi keamanan dan keselamatan bersama di wilayah Provinsi Bali.
 
Polda Bali juga Mengimbau masyarakat luas agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan mengingat cuaca ekstrem yang masih berlanjut.(Tim)