Pelaksanaan Ops Patuh 2019, Polresta Denpasar tindak 1409 Pelanggar


DETEKSIPOST.COM – DENPASAR – BALI – Operasi Patuh Agung 2019 yang dilaksanakan Polresta Denpasar dan jajaran telah berhasil menindak sebanyak 1004 masyarakat pengguna jalan yang melakukan pelanggaran dalam waktu tujuh hari hari pelaksanaan. Kamis 5 September 2019.
 
Kasat Lantas Polresta Denpasar AKP Adi Sulistiyo Utomo, mengatakan bagi pelanggar dilakukan penindakan berupa tilang, sebanyak 216, pengendara yang diberikan teguran 163, jadi dalam waktu tersebut itu banyak pelanggaran terutama yang tidak pakai helm sepeda motor sebanyak 1409 yang lainya Mobil, Bus mobil barang.
 
“Dikatakan Adi Sulistiyo Utomo, teguran berupa pakai udeng kemarin ditilang, dan
helmnya tidak diklik, serta pengendara membonceng anak kecil tidak memakai helm,”ungkapnya.
 
“Selain itu Operasi yang digelar di beberapa lokasi seperti kawasan, Di Jalan Bay pas Ngurah Ray, Jalan Imam Bonjol, jalan Gatot Subroto dan Jalan Diponegoro, petugas sudah menyita 321 SIM, 858 STNK dan 73 unit sepeda motor, ” ucap Kasat Lantas.Adi Sulistiyo Utomo.
 
IMG_20190905_234619046
 
Sementara pengendara sepeda motor adalah yang paling banyak melakukan pelanggaran Dari 1409.Penindakan, 73 pengendara motor, mobil penumpang, mobil mengangkut barang, dan bus.
 
Selain itu Kasat Lantas AKP Adi Sulistiyo Utomo, juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar selalu menaati peraturan berlalu lintas seperti surat-surat, mentaati rambu-rambu, serta tertib lalulintas dalam berkendara.
 
“Hal ini juga dimaksudkan untuk mendukung Comanderwish Kapolda Bali Ke 9, adalah Bali menjadi model tertib dalam berlalu lintas.”jelas Adi Sulistiyo Utomo.
 
Petugas yang terlibat operasi Agung 2019, Sebanyak 120 personel, terdiri 4 lokasi 4 Ops dan 4 Satgas, dari Satlantas, Satsabhara, Satintelkam, Satbinmas dan humas serta diawasi Propam Polresta Denpasar.
 
“Kepada masyarakat yang berpergian menggunakan sepeda motor dengan mengenakan pakaian adat atau keagamaan seperti udeng, jilbab, peci atau kopiah agar tetap memakai helm. Gunakan helm SNI karena penyebab kematian saat terjadi kecelakaan adalah pecah kepala,” Ungkap. Kasat Lantas. AKP Adi Sulistiyo Utomo.
 
Sedangkan untuk angka kecelakaan di bulan Agustus sekarang, dari tahun lalu ada 5, dan untuk tahun sekarang sampai seminggu ini sudah ada 7, tapi itu terjadi di luar target dari wilayah operasi, masih diwilayah hukum Polresta Denpasar. “Ujarnya.(TIM).