Umat Hindu Kodim Bangli melaksanakan Sembahyang Saraswati


_IMG_000000_000000

DETEKSIPOST.COM – Untuk meningkatkan Srada Bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa, Umat Hindu Kodim 1626/ Bangli melaksanakan persembahyang Hari Suci Saraswati di Pura Makodim 1626 Bangli , Sabtu (13/10).
 
Tampak hadir dalam sembahyang yaitu Para Danramil Jajaran Kodim 1626/Bangli, Perwira Staf dan anggota Kodim 1626/ Bangli yang beragama Hindu.
 
Hari Raya Saraswati bagi Umat Hindu merupakan salah satu hari yang penting sebagai simbol turunnya ilmu pengetahuan suci kepada umat manusia untuk kemakmuran, kemajuan, perdamaian, dan meningkatkan keberadaban umat manusia.
 
Hari Raya Saraswati diperingati setiap enam bulan sekali atau dalam perhitungan Kalender Bali setiap 210 hari tepatnya pada hari Saniscara Umanis wuku Watugunung.
 
Rangkaian persembahyangan Hari Suci Saraswati di Pura Kodim Bangli diawali dengan Puja Tri Sandya, kramaning sembah serta prasadam bersama.
 
Upacara dipuput oleh Pinandita atau Pemangku Kodim 1626/Bangli Jro Mangku Sudira.
 
Sementara itu Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia, S.S., yang dihubungi terpisah di lokasi kegiatan Pengamanan VVIP Annual Meeting IMF-World Bank Nusa Dua, mengatakan Personel TNI beragama Hindu yang sedang melaksanakan pengamanan, persembahyangan Hari Suci Saraswati dilaksanakan di Pura Padmasana Kantor ITDC Nusa Dua.
 
“Pagi ini kita melaksanakan persembahyangan Hari Suci Saraswati di Pura Padmasana Kantor ITDC Nusa Dua”, ungkap Kapenrem.
 
Kita semua disini juga mendoakan dan memohon kepada Tuhan semoga pelaksanaan Annual Meeting IMF-World Bank Group yang dihadiri 189 delegasi negara di dunia dan juga kehadiran beberapa kepala negara dan pemerintahan dapat berjalan aman dan lancar sampai berakhirnya kegiatan tersebut.
 
Tak lupa Kapenrem mengucapkan selamat Hari Raya Saraswati kepada Umat Hindu Sedharma, semoga dengan momentum memperingati hari suci ini, pengetahuan yang diturunkan ke bumi ini dapat memberikan manfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan umat manusia.
 
“Dengan ilmu pengetahuan hidup kita jadi dimudahkan, sebagaimana juga ajaran agama yang kita anut telah mampu menerangi kehidupan manusia dari kegelapan atau Awidya”, pungkas Kapenrem.(TIM).