Keluarga Besar IMO-Indonesia dan HPI Berduka, Atas Meninggal Ayahanda Vidi Simanjuntak


DETEKSIPOST.COM – Berpulangnya Ayahanda dari  Pengurus DPP IMO-Indonesia & Sekjend Himpunan Pewarta Indonesia (HPI),  Vidi S.M. Simanjuntak, SE., membuat keluarga Besar IMO-Indonesia dan HPI berduka.
 
Demikian disampaikan, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Yakub F. Ismail, SE, MM di Jakarta, Selasa, (23/10) tadi pagi.
 
Menurut Yakub, selama menjalani masa perawatan intensif di Rumah Sakit, Vidi menyempatkan waktu dan rela terbang dari Bali ke Bandung. Kabar itu juga menjadi perhatian tersendiri bagi pengurus DPP IMO-Indonesia beserta jajaran dan pengurus HPI.
 
“Setelah berbagai upaya dilakukan untuk penyembuhan, takdir berkata lain. Hakim Simanjuntak, SH., (almarhum) terlebih dulu berpulang pada Sabtu, 20 Oktober 2018 pukul  12.45 WIB,” terang Ketum IMO ini.
 
Sekali lagi, dikatakan Yakub, perhatian dan kasih sayang yang tulus dari Bung Vidi Kepada Ayahanda di hari senjanya merupakan Bhakti Seorang Putra kepada Orang Tua begitulah kesan yang ditangkapnya.
 
“Hakim Simanjuntak, semasa hidupnya berprofesi sebagai hakim yang menjadi panutan banyak pihak.  Hingga Purna Bhakti, Beliau beberapa kali menjabat sebagai kepala Pengadilan Tinggi di berbagai wilayah,” terang Yakub.
 
Sehingga, putra Almarhum, Vidi Simanjuntak SE, mengatakan sebelum dimakamkan, rangkaian upacara diawali dengan upacara adat yang digelar Selasa, 23 Oktober 2018.
 
“Jenasah orang tua kami rencananya akan dikebumikan di tempat pemakaman umum San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat pada Rabu, 24 Oktober 2018,” ujar Vidi.
 
Sementara Bendara Umum IMO Indonesia, Jeffry Karangan, menyampaikan bela sungkawa atas berpulangnya ayahanda dari Vidi SM. Simanjuntak, dan segenap Pengurus IMO-Indonesia, Himpunan Pewarta Indonesia serta semua media yang tergabung di IMO Indonesia, turut berduka cita sedalam-dalamnya.
 
“Semoga Tuhan memberikan tempat terbaik di sisiNya dan diberikan kekuatan serta ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Jeffry. (TIM).