
DETEKSIPOST.COM – BADUNG – BALI, Polda Bali – Polres Badung, “Setiap perpisahan pasti meninggalkan bekas yang tidak akan sembuh dalam waktu dekat, ketika kita ada tangisan, ada perjuangan, ada luka, ada tawa, dan ada bahagia dalam kerinduan inilah yang membungkus memberatkan kita untuk berpisah. Rabu (19/12)
Kabagren Polres Badung Kompol I Ketut Siman Atmaja, SH, MH sesepuh Polres Badung yang akan meninggalkan kita ke tempat yang baru mengatakan “Perpisahan yang paling menyakitkan adalah dimana hanya saya yang merasa kehilangan, “jelasnya.
“Kami, meskipun Senja mengajari kita menerima sebuah perpisahan dengan jaminan pertemuan yang hangat pada esok hari” ucap Siman tersendat – sendat tak tahan dengan rasa haru di hatinya.
Sehingga, “perpisahan merupakan ucapan menyambut hari-hari penuh rindu,
Meskipun kenyataan yang sulit diterima, namun itu adalah kensekuensi dari perjumpaan.”ujar Siman.
“Sekali lagi dikatakan Siman, biar bagaimanapun tidak ada yang akan baik-baik saja tentang sebuah perpisahan, namun yang menjadi perenungan kita, jika ikhlas itu mudah, kenapa perpisahan itu harus menyakitkan.
Sementara, Waka Polres Badung Kompol Sindar Sinaga, S.P menenangkan Kabagren Polres Badung yang terbalut haru dalam sedih mengatakan “Perpisahan semanis apapun, seindah apapun, tetaplah perpisahan, dalam sebuah detikpun kita bisa buat kenangan.
Selain itu, semua pasti berubah, mau tidak mau. Semua pasti berpisah, ingin tidak ingin. Semua pasti berakhir, siap tidak siap. Kita harus siap” ungkap Sinaga dalam sedih.( *).





