
DETEKSIPOST.COM – NUSA DUA – BALI, Personel gabungan Polda Bali dan Polresta Denpasar melaksanakan pengamanan aksi damai penyampain pendapat mengatasnamakan Aliansi Supporter Indonesia di depan Hotel Sofitel, Nusa Dua, Badung, Minggu (20/1) sekitar 12.00 Wita. Pengamanan ini dipimpin langsung Direktur Intelkam Polda Bali, Kombes Pol. Wahyu Suyitno dan Wadir Intelkam Polda Bali, AKBP Dwi Wahyudi, S.I.K.
Aksi yang dipimpin oleh Ian Pri Wibowo untuk menyampaikan dukungan kepada Polri agar memberantas mafia-mafia persepakbolaan di Indonesia dan ingin melihat Timnas Indonesia menjadi juara di tingkat dunia.
Mereka membawa spanduk bertuliskan “Berantas Dan Usut Mafia Bola, Save Satgas Polri Brantas Mafia Bola Indonesia”, “PSSI Jadilah Lembaga Berprestasi Bukan Sumber Penghasilan” dan ”Delete Mafia-Mafia Sepak Bola Di Dalam PSSI, Kami Butuh Keadilan Jangan Sia-Siakan Perjuangan Kami”.
Salah satu demonstran yang merupakan pentolan Bonek, Andi Peci dalam orasinya mendesak semua jajaran pengurus PSSI yang dianggap gagal memajukan sepak bola Indonesia untuk mengundurkan diri mengikuti jejak Edy Rahmayadi.
“Sepak bola kita sangat kronis dan kotor, sistemik dan mengakar. Hari ini kita mendengar Edy Rahmayadi telah mengundurkan diri dari Ketua Umum PSSI. Siapapun yang masih bercokol di PSSI, mereka yang sudah lama dan yang sudah gagal memajukan sepak bola Indonesia agar tahu diri mundur juga,” kata Andi Peci.
Kombes Pol. Wahyu Suyitno mengatakan, para peserta aksi damai melaksanakan long march dari pertokoan eks tragia menuju hotel tempat berlangsungnya kongres tahunan PSSI 2019. Mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya melakukan pengamanan berupa pengawalan dan penjagaan saat berlangsungnya aksi damai tersebut.
“Mereka menyanyikan yel-yel sambil mebentangkan spanduk bertuliskan sejumlah tuntutan yang ditujukan kepada PSSI,” kata Dir Intelkam Polda Bali.
Perwira melati tiga di pundak ini sempat melakukan negosiasi supaya cepat membubarkan diri karena aksi mereka menutup akses jalan menuju Hotel Sofitel. Ia juga menyatakan sudah mencatat semua tuntutan dan aspirasi dan akan dibuatkan laporan untuk disampaikan kepada PSSI.
“Apa yang menjadi aspirasi dan tujuannya nanti, kami akan buatkan laporannya dan saya yakin nanti pasti akan didengar oleh panitia atau pengurus (PSSI-red). Mari kita sama-sama jaga situasi agar aspirasi anda bisa tersampaikan,” ucapnya.
“Perwakilan juga tidak bisa masuk ke dalam kegiatan sidang, jadi sampaikan aspirasi disini, nanti kami akan laporkan.”Kalau anda tidak bisa mengerti akan saya bubarkan. Selain itu, suara dan aspirasi yang anda sampaikan disini pasti akan sampai dan terdengar karena diliput oleh media.”tegas.Wahyu Suyitno.
Keinginan anda untuk masuk tidak bisa dipaksakan. Percayakan kepada Polri untuk membongkar semuanya demi kemajuan PSSI,” sambung Kombes Pol. Wahyu Suyitno dihadapan peserta aksi damai.(Humas Polda Bali).





