
Deteksipost.com – Bali – Hari Raya Idul Adha 1441 H di Mushollah Nurul Hidayah tahun ini nampak berbeda dari tahun sebelumnya.”Di Jalan Pamogan Gang Anggrek Denpasar Bali. Jumat.(31/7).
Sedangkan perayaan Idul Adha kali ini dilaksanakan dengan tetap mempedomai protokol Kesehatan diantaranya menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.”ucap Ustad Rosuli.
Ustad Rosuli, mengatakan pihaknya melalui urusan Kesehatan (urkes) Mushollah Nurul Hidayah, juga melakukan pengecekan suhu tubuh kepada para jemaat yang akan melaksanakan Sholat Idul Adha.
“Kami juga mempersilahkan kepada jemaat untuk mempergunakan di jalan Mushollah Nurul Hidayah untuk dipergunakan Sholat Idul Adha, jika di dalam mushollah penuh agar bisa tetap menjaga jarak sesuai protokol Kesehatan,” ujar Ustad Rosuli.

Menurut Ustad Rosuli, sebagai sesepuh
Mushollah Nurul Hidayah ini dalam rangka Hari Raya Idul adha arti yang sebenarnya untuk menambah keimanan kita kepada Allah SWT, Sebagai bentuk kesucian umat Islam yaitu dengan cara berkurban.
“Kemudian membagikan sedikit daging untuk yang membutuhkan.”Ucap Ustad Rosuli.
Tidak luput juga khususnya untuk warga mushollah nurul hidayah desa pemogan. Pada tahun ini mushollah Nurul hidayah menerima hewan qurban sebanyak 5 ekor sapi dan 5 ekor kambing.”pubgjasnya.
“Hewan Kurban tersebut adalah hewan kurban dari warga muslim sekitar mushollah Nurul hidayah.”Ungkap Ustad Rosuli.
“Kemudian untuk jumlah yang akan dibagikan kepada masyarakat di kisaran 1000 pack, dan kita disini tidak menggunakan kantong plastik tetapi menggunakan besek, karena kita mengikuti program dari pemerintah, Denpasar untuk tidak menggunakan kantong plastik.”jelasnya
Harapan kedepan nya untuk Mushollah Nurul Hidayah semoga bertambah kerukunan warganya, untuk jumlah yang berbidah, dan juga bertambah bentuk sosialnya terhadap masyarakat.
“Semoga dengan hari raya Idul Adha ini bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat dalam rangka sosialisasi terutama dalam keadaan covid19 ini banyak masyarakat yang banyak membutuhkan apresiasi.”jelas Ustad Rosuli.
Kami berharap solidaritas dan tenggang rasa yang telah terjalin harmonis antar pemeluk agama di gang Anggrek dapat di pertahankan dan ditingkatkan sehinga kamtibmas tetap kondusif,”tandasnya.(TIM).





