PEMILIHAN KETUA BARU, FORUM KERUKUNAN KOMUNITAS CIREBON (FORKOCI).


_IMG_000000_000000

Keterangan foto; Ketua Forkoci (Forum Kerukunan Komunitas Orang Cirebon), Kang Sahadi.
 
 
 
Deteksipost.com – Bali – Kegiatan Kopdar FORKOCI (Forum Kerukunan Komunitas Orang Cirebon ) Sekaligus dalam rangka pembentukan kepengurusan DPWK FORKOCI BALI yang baru, di samping Hotel Made Bali, dekat Puspem Badung, Minggu, (13-/6) pukul 19.00 selesai.
 
Dua Kadidat Pemilihan Ketua Forkoci Kang Sahidi dan Rohman Hidayat (Kang Dede) yang terpilih sebagai ketua Sahidi dengan pemilihan secara alklamasi. “Jelasnya.
 
“Kami terpilih sabagai Ketua Forkoci (Komunitas Orang Cirebon) kedepannya akan membawah warga Cirebon yang ada di Bali bersinergi dengan masyarakat lokal , Ungkap.Kang Sahidi.
 
“Harapan kami sebagai ketua Forkoci kedepan bisa berjalan dengan baik dan bisa mensejahterakan semua anggota, “Ujar Kang Sahidi.
 
Terkait forum Forkoci (Komunitas
Komunitas Orang Cirebon)
Visi
 
Terwujudnya Cirebon Sebagai destinasi wisata domistik dan internasional yang berbasis Budaya yang bertumpu kepada kekayaan budaya, seni, tradisi dan kearifan lokal untuk peningkatan potensi daerah.
 
“Dua Kadidat Pemilihan Ketua Forkoci Kang Sahidi dan Rohman Hidayat (Kang Dede) yang terpilih sebagai ketua Sahidi dengan pemilihan secara alklamasi. “Jelasnya.
Misi
 
1. Mendukung kelestarian dan ketahanan budaya sebagai penunjang kegiatan budaya dan pariwisata daerah.
 
2. Menggali potensi, melestarikan dan menembangkan dan menjaga keragaman aset budaya baik yang bersifat tangible maupun intangible
 
3. Membangun kemitraan, bersinergi dengan pemerintah dalam menunjang optimalisasi program-program yang digulirkan dan dicanangkan oleh pemerintah khusnya pemerintah kota dan kabupaten Cirebon Demi tercapainya kesejahteraan sosial.
 
4. Sebagai wadah atau sarana Pengembangan suber daya manusia yang dapat menunjang pembangunan daerah dan pembangunan nasional dengan aktualisasi karya seni dan budaya menjunjung tinggi kreatifitas dan kekaryaan masyarakat.
 
5. Meningkatkan peranan masyarakat Cirebon dalam berbagai aspek kehidupan.
 

 
“Kita berharap ekspetasinya besar sekali, kita punya jiwa rasa memiliki, intregitas. “Ucap.Ahmad
 
Sehingga apapun permasalahannya kita kembalikan lagi ke tujuan kita. Kita punya ADART, dan saya hanya sekedar memberi masukan dan arahan dalam hal ini secara struktu dan teknisnya itu alur komandonya.
 
“Saya tidak masuk dalam struktur organisasi tapi mungkin nanti sebagai apapun saya siap mensuport dan mendukung. Oleh karena itu pengalaman adalah guru yang paling terbaik, jadi yang sebelumnya terjadi kegagalan, persoalan itu jangan lagi terjadi karena kita sekarang sudah mulai formal alur pembicaraannya, “Jelas.Ahmad
 
“Pembina forum Forkoci (Komunitas Komunitas Orang Cirebon) mengatakan
mulai dari kita pembentukan awal, kemudian SK nanti kita turunkan terlebih dahulu karena itu adalah hal yang sangat penting sekali untuk pedoman kita agar kita tidak keluar dari koridor-koridor sosial, kontrol hukum.
 
Seperti yang di bicarakan oleh kita tadi jadi visi misi kita ini untuk mengembangkan budaya potensi yang tujuannya untuk kesejahteraan sosial.”ucap.Ahmad Topan
 
Kemudian untuk kontrol hukumnya kita punya legal standing yang sah, makanya khususnya untuk orang cirebon kalau tidak bergabung itu sangat di sayangkan sekali. karena nanti seiring berjalannya waktu nanti timbul masalah seperti, kita disini mayoritas berprofesi dagang, pasti berkaitan dengan persoalan di lapangan tetapi nanti kalau kita tergabung di dalam guyub rukun.
 
“Kta akan melakukan silaturahmi lintas organisasi misalnya, dengan bhineka, laskar bali, baladika bali, ikawangi dan nanti kita soan juga ke BINMAS POLDA BALI yang ada di Polda Bali, kemudian kita juga ke wilayah sebagai pembina, Polres Badung Badung AKBP Roby Septiadi, SIK mereka siap membantu. Itulah kenapa kita harus punya wadah yang legal standingnya jelas dan sah. Terang, Pembina forum Forkoci (Komunitas Komunitas Orang Cirebon).
 
Sungguh sangat luar biasa kita di berikan amanat sebagai DPWK (dewan perwakilan khusus wilayah Bali), makanya kita di berikan amanah dari cirebon sana yang turun ke Bali ini harus di jalankan dengan baik, apalagi sekarang sudah di bentuk kepengurusan baru yang ada di pusat sehingga kita tinggal menjalankan saja.
 
Jangan kita sampai kluar dari ADART anggaran dasar anggaran rumah tangga kara itu semua sudah tertuang disitu. Jadi arahan dari saya untuk teman teman semua, hal yang sifat nya formal kembalikan lagi ke ADART, dan yang sifat nya non formal disini ada dewan pembina dan juga ada dewan penasihat.
 
Jadi harapan saya sangat besar sekali terhadap kawan- kawan yang sudah hadir di sini dan kita akan melaksanakan sumpah komando . Himbauan dari saya itu. Jadi yang pertama dilakukan adalah silaturahmi organisasi masyarakat seluruh bali. Itu saja “Ucap.Ahmad.(Tim Humas Forum Forkoci)

.