
Keterangan foto; Kepala Rutan Negara, Lilik Subagiyono, bertemu langsung dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jembrana, I Gede Sumarawan.
Bali – deteksipost.com – Negara – #infopas_runa Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, perbaharui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kementerian Agama Kabupaten Jembrana terkait penyelenggaraan pembinaan kerohanian terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Rabu (18/09).
Kepala Rutan Negara, Lilik Subagiyono, bertemu langsung dengan Kepala Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Jembrana, I Gede Sumarawan.
Lilik menyebutkan bahwa sebelumnya Rutan Negara telah melakukan kerja sama dengan Kemenag Kabupaten Jembrana.
“Kali ini kami memperbaharui PKS yang mana sebelumnya kerja sama yang terjalin hanya pada dua agama (hindu, islam), kali ini dalam perjanjian sudah mencangkup enam agama (islam, hindu, budha, katolik, konghucu, kristen),”
ungkap Lilik.

“Diharapkan dengan adanya program kerohanian ini, warga binaan Rutan Negara setelah selesai menjalankan masa pidananya nanti dapat lebih memiliki perubahan positif di tengah masyarakat serta meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,”lanjutnya.
Sumarawan juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan mempersiapkan materi kerohanian terbaik. “Saya sangat mensuport program kerja sama yang terjalin antara Kemenang Kab. Jembrana dan Rutan Negara,” sebut Sumarawan.
Karutan berharap dengan adanya kerja sama yang terjalin dengan Kemenag Kab. Jembrana dapat memberikan pembinaan kerohanian yang tepat dan optimal kepada seluruh WBP Rutan Kelas IIB Negara.
Sementara di tempat berbeda, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Pramella Y. Pasaribu mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara Rutan Negara dengan Kemenag Kabupaten Jembrana.
“Penandatanganan PKS ini merupakan implementasi pemasyarakatan
maju yang mana terjalin sinergitas antara Kemenag Kabupaten. Jembrana dengan Rutan Negara dalam program pembinaan kerohanian.
Kami akan terus meningkatkan programprogram yang dapat memberikan dampak positif bagi warga binaan sehingga dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” tutur Pramella.(tim).





