
Keterangan; Kedatangan Dirjen Pas disambut langsung oleh Kepala Rutan Negara, I Gusti Agus Putra Mahendra, pejabat struktural beserta jajaran pegawai.
BALI – DETEKSIPOST.COM – Negara – Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Drs. Mashudi, melaksanakan kunjungan kerja ke Rutan Kelas IIB Negara pada Senin (09/03). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan pembinaan serta monitoring program kemandirian bagi warga binaan.
Dalam kunjungan tersebut, Drs. Mashudi turut melaksanakan kegiatan penebaran 12.000 benih ikan lele di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Negara. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui sektor budidaya perikanan yang diharapkan dapat memberikan keterampilan serta bekal produktif setelah mereka kembali ke masyarakat.

Keterangan; Drs. Mashudi turut melaksanakan kegiatan penebaran 12.000 benih ikan lele di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Negara.
Kedatangan Dirjen Pas disambut langsung oleh Kepala Rutan Negara, I Gusti Agus Putra Mahendra, pejabat struktural beserta jajaran pegawai. Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Pas meninjau sejumlah fasilitas pembinaan yang ada di Rutan Negara serta berdialog dengan petugas dan warga binaan mengenai pelaksanaan program pembinaan yang berjalan.
Dalam arahannya, Drs. Mashudi menekankan pentingnya optimalisasi program pembinaan di lingkungan pemasyarakatan, khususnya yang bersifat produktif dan berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan seperti budidaya ikan lele merupakan salah satu bentuk pembinaan yang tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kemandirian bagi warga binaan.

Keterangan; Dirjen Pas meninjau sejumlah fasilitas pembinaan yang ada di Rutan Negara serta berdialog dengan petugas dan warga binaan mengenai pelaksanaan program pembinaan yang berjalan.
“Kegiatan pembinaan kemandirian seperti ini sangat penting untuk terus dikembangkan. Melalui program budidaya perikanan, warga binaan dapat memperoleh keterampilan yang bermanfaat sehingga nantinya mereka memiliki bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Mashudi.
Sementara itu, Kepala Rutan Negara menyampaikan bahwa program budidaya ikan lele yang dilaksanakan di Sarana Asimilasi dan Edukasi merupakan bagian dari upaya Rutan Negara dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan. Program tersebut melibatkan secara langsung warga binaan dalam proses pemeliharaan hingga panen, sehingga mereka dapat memahami secara menyeluruh proses budidaya perikanan.
Penebaran 12 ribu benih ikan lele ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus mengikuti kegiatan pembinaan secara aktif. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen jajaran Rutan Negara dalam menghadirkan program pembinaan yang produktif, edukatif, serta memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.(Tim)





