
BALI – DETEKSIPOST.COM – Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya pengendara yang kerap melawan arus lalu lintas, Unit Lalulintas Polsek Denpasar Timur (Dentim) turun langsung melakukan penertiban sekaligus memberikan edukasi kepada para pengguna jalan di simpang Tugu Proklamasi, ujung barat Jalan Tantular Barat, Senin (7/9/2026) siang.
Kegiatan yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) IPTU I Kadek Sukasada tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat pelanggaran yang dilakukan sejumlah pengendara.
Dari hasil pemantauan di lokasi, petugas masih menemukan pengendara yang datang dari arah Jalan Tantular Barat dan berbelok ke kanan, meskipun telah terdapat rambu larangan serta jalur dari arah selatan merupakan jalan satu arah. Sebagian pengendara mengaku memilih melanggar arus karena ingin menuju Jalan Sudirman dengan jarak yang dianggap lebih dekat.
Menyikapi hal tersebut, personel Unit Lalulintas Polsek Dentim langsung memberhentikan para pelanggar dan memberikan teguran secara humanis serta edukasi tentang pentingnya disiplin dalam berlalu lintas. Petugas juga mengingatkan bahwa setiap pelanggaran berpotensi menimbulkan kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Selain memberikan edukasi, petugas turut memasang traffic cone barrier sebagai penanda untuk mengurangi dan mencegah terjadinya pelanggaran arus di lokasi tersebut. Dalam kegiatan itu, sekitar 30 pengendara diberikan teguran dan pemahaman agar ke depannya lebih patuh terhadap rambu serta aturan lalu lintas.
Kapolsek Denpasar Timur (Dentim), AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk respons Polsek Dentim terhadap keluhan masyarakat sekaligus upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
“Keselamatan dalam berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mematuhi rambu dan aturan yang berlaku, karena kecelakaan lalu lintas sering kali berawal dari sebuah pelanggaran. Mari utamakan keselamatan daripada mengambil jalan pintas yang justru dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.(Tim)





