
BALI – DETEKSIPOST.COM – Denpasar – Ditpolairud Polda Bali bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Pemerintahan Mahasiswa Universitas Pendidikan Nasional (BEM-PM UNDIKNAS) sukses melaksanakan Aksi Sosial Penanaman 1.000 Mangrove di Pulau Pudut, Tanjung Benoa, Kabupaten Badung.
Kegiatan yang mengusung tema _“Harmony in Unity: One Action, Amplifying Youth Impact for the Earth and Humanity”_ ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT-PM #11 Ormawa UNDIKNAS dan HUT ke-6 Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) Provinsi Bali. Aksi sosial bertajuk _“Berkebaya Menanam 1.000 Mangrove”_ digelar pada Minggu, 17 Mei 2026, pukul 14.20 WITA hingga selesai.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kabagbinopsnal Ditpolairud Polda Bali, AKBP I Gusti Agung Purnama Wirahadi, S.T., dan diikuti oleh 31 personel Ditpolairud Polda Bali, 10 personel Satpolairud Polresta Denpasar, serta 4 personel BKO KP. Kepodang-5001 Korpolairud Baharkam Polri.
Penanaman mangrove turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan penting, antara lain Anggota DPD RI Provinsi Bali Ibu Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik yang diwakili, Kepala BPDAS Unda Anyar, Founder Kawan Alam, Forum Generasi Biru, Wakil Rektor 3 UNDIKNAS, Ketua PBI Bali, Ketua IKABOGA Bali, serta jajaran BEM-PM UNDIKNAS dan komunitas relawan lingkungan.
Peserta yang hadir terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi UNDIKNAS, panitia HUT-PM #11, komunitas pemerhati lingkungan, relawan mangrove, perwakilan organisasi kepemudaan, komunitas sosial dan lingkungan, hingga masyarakat umum yang berpartisipasi dalam aksi pelestarian alam.
Rangkaian kegiatan meliputi registrasi peserta, sambutan para undangan, penyerahan simbolis bibit mangrove, sesi foto bersama, dilanjutkan dengan aksi penanaman dan sosialisasi pentingnya pelestarian ekosistem mangrove.
Melalui kegiatan ini, Ditpolairud Polda Bali dan BEM-PM UNDIKNAS berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap peran vital mangrove sebagai benteng alami pesisir dan warisan lingkungan bagi keberlanjutan Bali di masa depan.
_“Satu aksi kecil hari ini, menjadi dampak besar bagi bumi dan kemanusiaan.”_(tim)





