Asops Panglima TNI Cek Kesiapan Pengamanan IMF-WB Annual Meetings 2018


DETEKSIPOST.COM – Asisten Operasi Panglima TNI, Mayjen TNI Lodewyk Pusung. Meninjau langsung latihan besar Tactical Floor Game (TFG) yang melibatkan semua unsur pengamanan digelar di Hall Tanjung Benoa, Nusa Dua. Jumat, 13 September 2018.
 
Kegiatan IMF-WB Annual Meetings 2018 yang saat ini (13 s.d 15/9) sedang dilatihkan secara terintegrasi di Hall Tanjung Benoa, Lantai 3 BNDCC Nusa Dua dengan metoda Tactical Floor Game (TFG), “ucap Jonny Harianto Galo.
 
Kapendam IX/Udayana, Letkol Kav Jonny Harianto Galo. Mengatakan, Pengamanan VVIP dalam event internasional ini, bukan latihan biasa. Namun harus dilakukan berulangkali untuk memahami setiap tugas yang ada.”ungkapnya.
 
“Kata Jonny Harianto, Sementara, latihan secara berulangkali ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memantapkan dan memastikan setiap unsur pimpinan maupun anggota yang terlibat, benar-benar paham dan mengerti dengan tugas masing-masing sesuai dengan Standar Operasional Prosedur, (SOP). “jelasnya.
 
Selain itu, sebanyak 189 negara, dihadiri 27 Kepala negara dan diikuti puluhan ribu orang peserta, yang akan digelar di Nusa Dua Bali pada bulan Oktober mendatang.
 
Mensukseskan kegiatan ini dari segi pengamanan dilaksanakan oleh Mabes TNI yang memiliki jalur koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Panitia Nasional IMF-WB Annual Meetings 2018, Setneg, BIN, Mabes Polri dan BNPB.
 
Sedangkan secara operasional di lapangan dilaksanakan oleh Kogabpam VVIP IMF-WB Annual Meetings 2018 yang dikomandani oleh Kasum TNI, Laksdya TNI Didit Herdiawan selaku Pangkogab dengan membawahi 12 Satgas antara lain Satgas Pam VVIP, Satgas Intel, Satgas Pamwil 1 Bali, Satgas Pamwil 2 Jatim, Satgas Medis, Satgas Penerangan, Satgas Evakuasi, Satgas Komlek, Satgas Laut, Satgas Passus, Satgas Hanudnas dan Satgas Udara.
 
Lanjut, serta memiliki 17 Sub Satgas (Sub Satgas Bandara, Pelabuhan, Walakir, Instalasi, Guspurla, Guskamla, Pesud, Pangkalan, Pemda, Medis, Intel, Cadangan, Banmin, Hotel, Radar, Arhanud dan Sub Satgas Serbu/Sergap) dengan jumlah personel ribuan dari berbagai unsur TNI, Polri, Pemda dan menyiagakan berbagai alutsista serta memiliki jalur koordinasi dengan Satgas VIP (Polda Bali)  dan Pemda Bali.
 
Menurut Letkol Kav Jonny Harianto Galo.
sukses tidaknya kegiatan ini taruhannya adalah nama baik dan kehormatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dimata Internasional, “ungkapnya.(TIM).