
DETEKSIPOST.COM – Acara Gatgering antar Pelaku Usaha Pariwisata Bersama Prajuru Br Legian Kelod di Hotel The Magani Jalan Melasti Legian Badung. Sabtu. 29 September 2018.
Lanjut, jajaran prajuru Banjar Legian Kelod menggelar temu-kumpul (gathering) dengan para pelaku usaha yang ada di lingkungan Banjar Legian Kelod,
Sementara, Ketua panitia pelaksana, Puspa Negara mengatakan gathering yang ke empat kalinya ini bertujuan agar terbangun komunikasi yang baik dan membangun soliditas antara para pelaku usaha dengan lingkungan sekitar.
“Acara, Ini sudah yang ke empat kali (gathering, red), hari ini kita undang para pelaku usaha yang belum sempat hadir pada gathering sebelumnya, tujuannya supaya terbangun sinergitas pelaku usaha dengan lingkungan,” ucap Puspa Negara.
Selain itu, gathering kali ini dilakukan juga berkaitan dengan rencana pihak banjar yang membangun Balai Kulkul.

Melalui gathering ini, Puspa Negara mengatakan, pihak banjar sekaligus mengajak para pelaku usaha yang ada di lingkungan Banjar Lagian Kelod untuk turut berpartisipasi.
“Sehingga, bagi para donatur akan kami ajak turut menanam batu paras di Balai Kulkul, ini akan menjadi pengikat sejarah kita, dan pengingat bahwa bapak-ibu memiliki kontribusi dalam mewujudkan pembangunan Balai Kulkul ini,” paparnya.
Disamping itu, menurut Puspa Negara, berkaitan dengan Sistem Perijinan Online Single Submision bagi pelaku usaha bahwa harus ada persetujuan yang didapatkan dari lingkungan setempat.
Untuk mendapatkan itu tentu harus ada good will yang ditunjukan oleh para pelaku usaha terhadap masyarakat di lingkungan tempatnya berusaha.
“Kata Puspa Negara, saat ini yang hadir dan berkontribusi dalam pembangunan Balai Kulkul ini kami anggap sebagai good will, sudah berkontribusi dalam acara lingkungan,” ungkapnya.
Pembangunan Balai Kulkul ini sendiri rencananya akan dibangun dengan mengacu pada nilai-nilai etika dan estetika yang ada di masyarakat Legian Kelod dengan perkiraan akan menghabiskan dana sebesar 1.5 milliar.(TIM).





