Reskrim dan Intel Kanit Reskrim Polsek Denbar Razia Awu-Awu di Terminal Ubung


DETEKSIPOST.COM – Aksi premanisme di terminal Ubung masih marak. Tim pemberantasan premanisme Anggota reskrim melakukan upaya preventif dengan melaksanakan razia pemberantasan premanisme di eks terminal terbesar di Bali.
 
Hasilnya, 4 orang yang berprofesi sebagai awu awu diamankan. Dalam razia sore hari yang digelar, selasa 2-5-2017 pada pukul 15.00 di awali dengan apel unit opsnal reskrim dan intel di pimpin denbar.”kata. Kanit Reskrim Aan Saputra.R.A.
 
Keempat awu-awu yang kenak razia antara lain, Rizal rahardian saputra,(22), berasal dari malang, awu awu bus sarika expres, Lgb Khristiadi,(36) dari sukabumi, awu awu bus zena, Sigit ardiantara, (27), dari mojokerto, awu awu bus sarika expres, dan Yoni andydhana suranegara(34), dari tuban, awu awu bus zena, selanjutnya ketiga awu-awu tinggal di jalan A yani selatan dan satunya alamat tinggal jalan pidade.”jelas.Iptu Aan Saputra.
 
Menurut Kanit Reskrim Iptu. Aan Saputra.R.A. S.I.K.M.H.dengan seizin Kapolsek Kompol I Gede Sumena .S. Sos M.M. awalnya menerima arahan dari denbar 1 tentang keberadaan awu awu, “di dalam terminal ubung yang sangat meresahkan penumpang.,”ujarnya.
 
Selain itu menerima arahan personil opsnal reskrim dan intel di pimpin kanit reskrim, “panit reskrim dan panit intel menuju terminal ubung untuk melakukan pendataan terhadap awu awu.”jelas.Iptu Aan Saputra.
 
Menurut Iptu Aan Saputra, ke empat awu-awui tersebut dengan tujuan di razia oleh anggota kepolisian, untuk dibina dan buat pernyataan , Agar tidak lagi melakukan kegiatan awu-awu, di denpasar kegiatan tersebut di larang, dengan seizin kapolresta.melalui Kapolsek Denbar.
 
Seperti diketahui, Awu-awu adalah orang yang berprofesi seperti calo penumpang. Mereka bekerja dengan cara memaksa penumpang untuk naik angkutan tertentu. Angkutan yang ditawarkan umumnya dibawah standar namun tarif yang ditawarkan lebih tinggi dari tarif pada umumnya.
 
Lebih lanjut lagi dari hasil introgasi terhadap ke 4 awu-awu tersebut, belum terdaftar di organisasi terminal ubung, dan juga belum punya kitas sebagai profesi Awu awu, “Kata Aan Saputra.(Team Media DeteksiPost.Com).






Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *