Kapolres Badung Pimpin Penandatanganan Pakta Integritas Pelayanan Publik


IMG_20220922_194824571

BALI – DETEKSIPOST.COM – Polda Bali, Polres Badung Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, S.I.K., S.H., M.H pimpin langsung Penandatanganan Pakta Integritas Petugas Pelayanan Publik di Lingkungan Polres Badung di Aula Mapolres pada hari Kamis tanggal 22 September 2022 pukul 14.20 wita.
 
Kapolres Badung mengatakan kegiatan Penandatanganan Pakta Integritas Petugas Pelayanan Publik di Lingkungan Polres Badung ini merupakan wujud nyata para petugas pelayanan publik di Polres Badung dalm mengikrarkan diri menanamkan komitmen bersama dalam pelayanan publik dengan harapan terciptanya pelayanan publik Polri yang Presisi sesuai dengan harapan masyarakat.
 
Pelayanan publik Polri akan selalu menjadi bahan penilaian dan evaluasi baik oleh pengawas eksternal seperti Kemenpan RI dan Ombudsman RI maupun dari pengawas internal Polri sendiri. “Maka lakukanlah selalu perbaikan-perbaikan sekalipun perbaikan kecil karena akan tetap berdampak besar bagi masyarakat,” Kata Kapolres AKBP Leo Dedy Defretes.
 
Ada 7 poin yang menjadi komitmen bersama dalam pelayanan publik yakni
 
Pertama, Berperan secara Pro Aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, Kolusi dan Nepotisme serta tidak melibatkan diri dalam perbuatan tercela.
 
Kedua, Tidak meminta atau menerima pemberian secara langsung atau tidak langsung berupa suap, hadiah, bantuan atau bentuk lainnya yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku
 
Ketiga, Bersikap transparan, jujur, obyektif dan akuntabel dalam memberikan pelayanan publik
 
Keempat, Menghindari pertentangan kepentingan _(conflict of interest)_ dalam memberikan pelayanan publik
 
Kelima, Menempatkan pengguna layanan sebagai prioritas dalam pelayanan publik;
 
Keenam, Memberikan pelayanan publik secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel
 
Ketujuh, Bila saya melanggar hal-hal tersebut diatas, saya siap menghadapi konsekuensinya.
 
Pakta Integritas ini bukan hanya sekedar seremonial namun harus diterapkan pada realita pelayanan publik terpadu, sehingga menjadi kebiasaan yang baik dan berbudaya.
 
“Semoga kedepannya kita semua dapat menjadi personel yang diharapkan oleh institusi Polri dan masyarakat,” Tutupnya.(tim).