
BALI – DETEKSIPOST.COM – Polda Bali, Polres Badung Dalam rangka Pemolisan Masyarakat (Polmas) mewujudkan rasa bersaudara dengan menjungjung tinggi rasa kreatifitas dan sportivitas dalam diri serta mengasah ketrampilan generasi muda yang makin mandiri, yang makin berbudaya dan beraklak mulia, Saka Bhayangkara Kwartir Cabang Badung menyelenggarakan Lokabhara VI tahun 2022 yang dibuka Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, SIK, SH, MH dilapangan Mapolres Badung jalan Kebo Iwa No 1, Mengwitani, kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Sabtu, (10/12) pagi 09.00 wita.
Kapolres AKBP Leo Dedy Defretes mengatakan Lokabhara VI tahun 2022 ini merupakan kegiatan lomba satuan Pramuka Bhayangkara yang kegiatannya termasuk kegiatan jangka panjang 2 tahun dalam tri wulan kerja Saka Bhayangkara.
“Kegiatan ini dilaksanakan terakhir pada tahun 2019, karena 2021 dan 2022 masih Pandemi Covid -19 dan korban mengalami peningkatan ketika itu, maka kegiatan itu baru dilaksanakan hari ini selama dua hari (tgl 10 dan 11 Desember 2011),” Terangnya.
Kegiatan ini mengambil tema ‘Bhandawa Natya’ yang artinya Mewujudkan rasa Bersaudara dengan Menjungjung Tinggi Rasa Kreatifitas dan Sportivitas Dalam Diri.
“Tema ini bagi saya nilainya tepat dan sangat relevan. Pasalnya mengajak kita semua, khususnya para anggota saka bhayangkara untuk meningkatkan kreatifitas yang mana kreatifitas itu sangat erat dalam kehidupan sehari-hari serta mewujudkan para pramuka yang berjiwa Pancasila,” Ucapnya
“Nilai Pancasila itu sangat penting di Bumikan sekali lagi di Bumikan, bahkan kita akan membuat Desa Pancasila dan lebih tinggi lagi Kabupaten Pancasila,” Tegasnya.
Selain itu menurutnya Gerakan Pramuka memberi ruang, wadah, dan media dalam membangun generasi muda yang memiliki karakter, kepribadian, dan watak yang kuat. Gerakan pramuka juga menduduki peran yang makin penting di era globalisasi sekarang ini. menghadirkan Era globalisasi tumbuhnya gejala universalisme dan transnasionalisme yang kian menguat. Globalisasi juga berpotensi menumbuhkan gejala denasionalisme atau melemahnya rasa kebangsaan.
Gerakan Pramuka dengan ragam kegiatan yang bernuansa cinta tanah air memegang peran penting untuk mempertebal semangat nasionalisme di tengah-tengah fenomena globalisasi.
Kebhayangkaraan adalah kegiatan yang berkaitan dengan keamanan Negara dalam rangka menjamin tetap tegaknya Negara kesatuan republik Indonesia yang berdasarkan pancasila dan Undang – undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Adapun yang akan dilombakan selama 2 hari ini
1. Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB)
2. Lomba Ketangkasan
Tongkat (LKBBT)
3. Lomba Senam Pramuka (LSP)
4. Lomba Miniatur Pionering. Peserta seluruhnya ada 60 sekolah yang terdiri dari SD (Tingkat Siaga), SMP (Tingkat Penggalang), SMA (Tingkat Penegak) se Sarbagita dan juga perwakilan sekolah dari Singaraja.
Beliau mengharapkan selesai kegiatan ini mampu untuk dapat menerapkan nilai – nilai moral dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, bangsa dan negara.
“Ingat Jiwa nasionalisme harus kita jaga, harus kita pelihara, jangan sampai luntur, nenek moyang kita telah meletakan dasar yang kuat ini. Dari beraneka ragam kita tetap satu bahasa, satu bangsa dan satu tanah air yaitu indonesia,” Tutupnya.(tim).





