
BALI – DETEKSIPOST.COM – Polda Bali, Polres Badung Barang-barang “sakral” berupa beberapa buah patung berbagai ukuran ditemukan dalam keadaan rusak di aliran air (loloan) sebelah Pura Petitenget, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kamis, (22/6). Selain beberapa buah patung berbagai ukuran ditemukan, juga terdapat 10 buah keris beserta sarungnya.
Kapolsek Kuta Utara, Kompol Made Pramasetia S.H.,S.I.K.,M.H. mengatakan, barang-barang sakral tersebut ditemukan oleh tenaga Gardener Restaurant Laluciola di aliran air (loloan) sebelah Pura Petitenget. Berkaitan dengan penemuan barang-barang dimaksud, kata kapolsek, kemungkinan sengaja dibuang oleh pemiliknya karena lokasi penemuan berada di aliran sungai yang aliran airnya menuju laut.
” Kalau memang benar barang barang tersebut adalah barang yang sengaja dibuang oleh pemiliknya diprediksi sebagai upaya membuang sial yang sebelumnya mungkin barang barang tersebut dalam penguasaannya,” ungkap Kompol Made Pramasetia, Jumat, (23/6).
Dalam peristiwa tersebut, ditemukan 10 buah Keris besar ,1 buah keris Kecil, 7 buah patung terbuat dari Kayu, 2 ukuran besar dan 4 ukuran kecil, 3 buah patung terbuat dari perunggu dan 1 buah patung terbuat dari batu (1 dalam keadaan rusak). Barang barang tersebut dibungkus dengan dua buah karung warna putih.
Guna melacak barang-barang tersebut, jajaran Polsek Kuta Utara pun melaksanakan Pulbaket di seputaran Pura Petitenget terkait dengan penemuan barang “sakral”. Pihaknya pun juga mendapatkan informasi dari Jero mangku Sutanaya bahwa Pura Petitenget tidak ada merasa kehilangan Barang dan menyatakan bahwa tidak ada barang-barang seperti yang dimaksud di Pura Petitenget. Setelah dilakukan pendataan terhadap barang sakral tersebut, selanjutnya barang-barang yang ditemukan diamankan menuju mako Polsek Kuta Utara.
”Penting dilakukan Pulbaket lanjutan untuk mendapatkan lebih banyak Informasi tentang asal usul barang barang tersebut sehingga dapat memberikan kepastian apakah barang tersebut barang milik seseorang yang sengaja dibuang atau barang hasil curian yang juga sengaja dibuang,” pungkasnya.(tim).





