
BALI – DETEKSIPOST.COM – Denpasar – Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., memimpin kegiatan Apel Jam Pimpinan yang digelar di halaman depan Mapolda Bali. Apel tersebut diikuti oleh Pejabat Utama Polda Bali serta seluruh personel Polda Bali.
Dalam arahannya, Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas dedikasi dan kinerja yang telah diberikan, terlebih setelah rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Momentum memasuki bulan Juli ini diharapkan menjadi waktu yang tepat bagi seluruh satuan kerja untuk melakukan evaluasi, memperbaiki kekurangan, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Wakapolda Bali menekankan bahwa Polri harus terus hadir di tengah masyarakat. Berbagai isu yang masih menjadi perhatian publik, khususnya keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, harus ditangani secara serius, cepat, dan terukur.
Selain itu, Wakapolda Bali mengingatkan pentingnya mengoptimalkan sosialisasi layanan darurat Polri 110 agar masyarakat semakin mudah melapor dan mendapatkan bantuan kepolisian. Menurutnya, kehadiran Polri tidak boleh hanya terlihat dalam tugas-tugas rutin, tetapi juga dalam berbagai ruang kehidupan masyarakat.
“Polri harus inklusif, bukan eksklusif. Setiap kegiatan perlu membuka ruang partisipasi masyarakat agar aspirasi, keluhan, dan persoalan yang berkembang dapat didengar serta ditindaklanjuti dengan baik,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Bali juga menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan ketahanan pangan. Ia meminta jajaran Polda Bali dan Polres terus mengoptimalkan program tersebut agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penggunaan bahan baku dari pelaku UMKM lokal juga ditekankan sebagai langkah untuk membantu perputaran ekonomi dan membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Tak hanya itu, Wakapolda Bali turut memberikan perhatian khusus terhadap keberadaan warga negara asing yang menjalankan usaha secara ilegal di Bali. Ia menegaskan bahwa pengawasan harus terus diperkuat, terutama terhadap aktivitas usaha yang tidak memenuhi ketentuan dan persyaratan yang berlaku.
Menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan, termasuk pelaksanaan operasi kepolisian, Wakapolda Bali meminta seluruh personel bekerja secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab. Setiap kendala dalam pelaksanaan tugas diminta agar disampaikan secara terbuka kepada pimpinan langsung untuk dicarikan solusi terbaik.
Menutup arahannya, Wakapolda Bali mengajak seluruh personel menjadikan apel jam pimpinan sebagai momentum memperkuat komitmen pengabdian.
“Laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, terarah, terukur, dan penuh tanggung jawab. Berikan pelayanan terbaik, karena kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutupnya.(Tim)





