
Deteksipost.com – Bali -;Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan. ,SIK., M. I. K bersama Dandim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Swardana, S.I.P serta Kajari Bangli, NUR HANDAYANI, S.H., M.H. dan Bupati Bangli Sangat Nyoman Sedana Arta, SE. melakukan pemantauan dan pemeriksaan situasi penyekatan PPKM Darurat di wilayah perbatasan Bangli – Gianyar Desa Bunutin Bangli, Kamis(15/7/2021) pagi.
Dengan melihat langsung, Kapolres bersama Dandim, Kajari, dan Bupati Bangli menyapa pengguna jalan yang menuju Bangli.
Adapun peninjauan FORKOPIMDA Kabupaten Bangli adalah untuk memastikan situasi terkini PPKM darurat di wilayah perbatasan. Apalagi Bangli masih masuk Zona hitam dan dan kemarin mengalami peningkatan berjumlah 35 orang dari 9 kasus sebelumnya.
Untuk diketahui selama pemberlakuan PPKM darurat petugas gabungan di Bangli melakukan pembatasan mobilitas serta penyekatan kegiatan masyarakat, dengan tujuan untuk menekan penyebaran Covid-19.
Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Karyawan, S. I. K.,M.I.K , mengapresiasi petugas gabungan dari Polres Bangli, Kodim, Kejaksaan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta Satgas PPKM dan para relawan yang ikut berjaga selama pemberlakuan PPKM Darurat.
“Pagi ini kita pantau situasi perbatasan, yaitu di Desa Bunutin Bangli .Seperti yang kita lihat situasi disini mobilitas masyarakat sudah mulai penurunan, karena sesuai Surat sesuai surat Imendagri no 15 tentang PPKM Darurat, surat edaran no 9 tahun 2021 dan Pergub no 10 tahun 2021 di wilayah Kabupaten Bangli,” ucap Kapolres Bangli.
Kapolres, Dandim, Kajari dan Bupati menyampaikan imbauan kepada warga untuk tetap sabar dan mematuhi imbauan pemerintah.
“Kita sudah berbuat dan mengimbau warga agar sabar, karena wabah corona ini adalah cobaan dari Tuhan. Bukan hanya di sini saja, tapi di seluruh belahan dunia,” kata Kapolres Bangli.
Kepada petugas gabungan yang melaksanakan tugas di Pos penyekatan, Kapolres berpesan agar selalu menjalin sinergitas dan mengutamakan tindakan tegas namun tetap humanis.
“Laksanakan tugas dengan tegas, namun tetap humanis dan sampaikan imbauan dari hati ke hati sehingga warga bisa memahami bahwa apa yang kita lakukan saat ini adalah untuk kesehatan bersama,” kata Kapolres Bangli.
Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Swardana, S.I.P , membeberkan bahwa Kodim 1626/Bangli akan terus bersinergi dengan Polres dan Pemkab untuk mensukseskan program PPKM Darurat, sehingga COVID-19 bisa mereda.
“Kita pantau kegiatan pagi ini, situasi terpantau sepi. Nampaknya warga mulai sadar untuk mengurangi mobilitas. Dan kami akan terus bersinergi untuk melaksanakan tugas demi kebaikan dan kesehatan masyarakat Bangli,” kata Dandim/1626 Bangli.(tim).





