
DETEKSIPOST.COM – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.D.A.,Mengungkapkan Rapim ini merupakan kelanjutan dari rapim TNI, kami lakukan untuk Danramil TNI AD.dan sejak dua hari lalu kita melaksankan rapim Kodam IX/Udayana untuk anggaran 2017. Adapun rapim ini kita lakukan yang pertama evaluasi program sudah berjalan tahun 2016 yang lalu, kedua penekanan dan pengarahan tentang pelaksanaan program kerja 2017 yang akan datang, kamis.(9/2).
Lebih lanjut lagi melakukan rapim ini menjadikan ajang shering, berbagi pendapat dari Komendan satuan Danyonif dan Satuan yang lain Dandim, Danrim, yang satu, terhadap hal-hal suses di tempat yang lain. “Hal yang kurang bagus di satu tempat mungkin bisa mendapatkan masukan dari yang lain, agar kedepan ini tahun 2017 program kerja berjalan dengan baik. “terang Kustanto Widiatmoko.
Menurut Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko. Baik penekanan pada peserta yang pertama jajaran kodam terus pokus pada pelaksanaan tugas pokok, baik pembinaan satuan juga retorial, melaksanakan program kerja sesuai ketentuan yang berlaku, terutama tentang pertanggung jawaban keuangan diera transfarasi akuntabilitas publik, kami pun sebagai TNI diawasi baik oleh pengawas internal maupun exsternal, dari waktu-kewaktu, yang ketiga tidak kalah pentingnya jaga dan tegakkan netralitas TNI, terus berbuat yang terbaik, berani, tulus dan iklas bagi kebaikan rakyat, dan kebaikan negara kesatuan indonesia.”pungkasnya.
Selain itu menyikapi perkembangan situasi keamanan mengarah integrasi, termasuk pengedaran narkoba, pungli, beredarnya berita hoax di media sosial dijajaran kodam IX /udayana yang bertugas. dalam menyikapinya terhadap tiga isu, narkoba, pungli dan berita hoax, “terkait narkoba kedalam terus mengingatkan seluruh jajaran dan keluarganya untuk menjahui narkoba, jangan pernah mendekat-dekat, apalagi mengunakan apalagi menjadi bagian dari jaringan pengedar narkoba, “terang Kustanto Widiatmoko.
Kami juga terus melakukan pengawasan secara seporadis, seperti pagi tadi seluruh rapim secara mendadak, cek uren, alhamdulilah negatif semua, itupun kita lakukan secara waktu- kewaktu,
Terkait pungli kami juga ikut bagian tim samber pungli, yang diberikan tugas pemerintah, baik di provensi maupun kabupaten kota diseluluh jajaran.
Kemudian beredarnya berita hoax di media sosial, memang di era digital, kita ini memungkinkan siapa saja, menyebarkan berita baik yang bendasar atau tidak berdasar, yang ngawor seenaknya, dan kepada jajaran saya menegaskan, teradap informasi yang mereka terima, mereka dapatkan dari siapa saja, jangan pernah menyebarkan, ketika tidak yakin kebenaran isinya, “segera lapor komando atas dan ikuti, komando atas tidak boleh melakukan menyebar berita-berita yang tidak berdasarkan fakta, kompermasi, baru bisa disebarkan luaskan, “Ucap, Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko.
Sejahu mana peran dan kiprah para bhabinsa dalam upaya menjaga persatuan bangsa, sekaligus untuk menagkal upaya dari pihak tertentu, yang ingin mengacokan di masyarakat, bhabinsa, bintara pembina desa adalah ujung tobak kewilayaan komando IX/Udayana. Kami memiliki hampir tiga ribu sembilan ratus sekian di seluruh wilayah, seribu lebih di kupang, dan seribu lebih di ntb tujuh ratus lebih ada di Bali, merekalah dari waktu kewaktu, dari hari kehari tujuh hari seminggu, melakukan kegiatan-kegiatan pembinaan teritorial di wilayahnya masing-masing, baik melakukan sosial.
Lebih lanjut meningkatkan ketahanan wilayah, maupun bakti tni, seperti melakukan gotong royong bersama masyarakat, dalam kegiatan ketiga tadi tentu bhabinsa tidak sekedar melakukan pendekatan pisik, dalam arti, membangun musolah ya musolah saja, tapi juga ada yang dia berikan pada masyarakatnya, menjaga kerukunan, “menghormati agama yang satu dengan agama yang lain, untuk menjaga kesatuan dan kesatuan itulah yang mereka lakukan. “Jelas.Kustanto Widiatmoko.
Tapi bagi kami bhabinsa merupakan motor ujung tombak kekuwatan utama memantau wilayahnya, dalam arti menjaga kesatuan dan persatuan disamping tugas-tugas yang lain,
Terkait suasembada pangan guna mewujudkan ketahanan nasional, dimana yang dihasilkan tni dan petanin, terkait hasil bukan wewenang saya, otoritas saya untuk menyampaikannya, tapi yang kita dengar dari kementeri pertanian, pemerintah, menyampaikan pada tahun 2016, kita tidak impor beras, karena produksi beras sangat tinggi, “mencapai 79 ton meningkat dari tahun sebelumnya, ini semuanya bukan semata-mata hasil sinergi tni dan petani, tapi sinergi seluruh bangsa.”Ujar Mayjen TNI.Kustanto Widiatmoko.
Mereka pungsi menjaga ketahanan wilayah kegiatan dan pendampingan dan pengawalan, upaya khusus peningkatan upaya padi, jagung dan kedelai, membantu pada penyuluh pertanian, juga mengajarkan pada petani bagaimana cocok tanam yang baik, pengunaan pupuk yang efisien, bagaimana penggunaan alat pertanian yang benar dan lain-lainnya. “alhamdulilah tahun 2016 kita tidak mengimpor beras, langkah pertama untuk pencapaian swuasembada pangan, “pungkasnya.
Terkait pelaksaaan pilkada serentak bagaimana penekan pangdam kepada prajurut dan pns apakan akan ada indikasi prajurit tidak netral,
Tegakan dan wujudkan tni dan pns untuk pilkada, dan bantu semuanya kepolisian dalam menciptakan situasi aman tertip damai dan situasi konsusif bagi berlangsungsnya pilkada di wilayah masing-masing, di bali yang mengadakan pesta pilkada di buleleng, nusa tegara timur diplores timur.lembaga dan kota kupang. Kami mengharap lancar damai dan adil, melahirkan pemimpin pada masyrakat, terhadap mereka, terindikasinya netral tentu, akan kami sikapi.
Terkait Pilkada Buleleng, pandangan tni disana bagaimana kordinasi dengan polri.
Sejahuh yang kami monetor, dari laporan Bhabinsa, Danramil, Dandim dan Danrem pelaksanaan pilkada buleleng, berjalan dengan lancar dan aman, luar biasa disana, kelihatannya masih sangat tetib, rata-rata yang dilakukan pendekatan simakramà, pendekatan-pendekatan kekeluargaan positif bisa dicontoh di daerah lain.
Kami yaki kalau ini kita jaga bersama pilkada tetib dan lancar, terkait dengan kordinasi pengamanan dengan kepolisian unsur bko kami serahkan pada kepolisian, untuk di gunakan sepenuhnya, unsur kewilayaah untuk membantu pengamanan di berbagai titik tps-tps yang kami siapkan suwaktu-waktu dibutuhkan untuk berbuat pengamanan oleh kepolisian negara republik indonesia.
Terkait radikalis integritas bangsa dimana analisah tni di Pangdam IX/Udayana. Terkait aksi penolakan terhadap ormas radikal untuk FPI, Bali, NTB dan NTT. Benar ada penolakan disana sini, di Bali kemarin di NTB juga tapi tidak terlalu besar. Dan di NTT, juga relatip kecil. terhadap aksi penolakan ini, saya melihatnya sebagai bentuk aspirasi yang merupakan hak warga negara di era demokrasi.
Kami melihat menyampaikan dengan benar tertib sesuwai ketentuan yang berlaku, yang sangat positif pihak-pihak yang berkaitan baik yang menolak merekan yang tidak langsungnya pihak yang ditolak, kami terus pendekatan-pendekatan menyikapinya dengan bijak, “Sehinga tidak menimbulkan permasalah-masalahan. inilah yang kami tangkap terkait dengan aksi demo penolakan terhadap ormas tertentu.,”jelas.Pandam IX/Udayana.
Benar sebagai negara yang berdiri beranekaragam, suku, agama, ras, golongan berdasarkan pancasila dan bhineka tunggal ika sebagai payung masyarakat yang beragam, marik kita mengingat pada pendiri bangsa.
Setelah munarman ditetapkan tersangka oleh Polda Bali, kondisinya ya biasa-biasa saja, tidak ada sesuatu yang luar biasa, buktinya, “kami monetor tidak ada pengaruhnya terhadap pariwisata di bali, mereka yakin di bali aman, nyaman, tentram dan damai.”ujarnya.
Kami memang menjadikan momentum 100 tahun I Gusti Ngurah Rai, momentum untuk introfeksi di kodam IX/Udayana.Kerena 100 tahun yang lalu, peralatan yang sedikit dan sederhana, juga tinggkat kesejahteraan kala kadarnya I Gusti Ngurah Rai Memimpin perjuangan luar biasa. tidak mengenal menyerah apapun tanntangannya.
Perbatasan Indonesia dengan Timor Leste damai tidak ada kerawanan yang menonjol disana, memang masih ada wilayah-wilayah yang sengketa, wilayah yang belum disepakati dua sekmen belum disurfei karena masing-masing pihak, ada pertimbangan adat, masalah itu sorfeinya belum kelar, hal-hal yang lain kami melihat keadaan kondusif maupun lintas batas, alhamdulilah akhir tahun kemarin meresmikan empat titik pos. Anggota kemarin menggalkan penyelundupan satu sepedah motor dan masyarakat menyerahkan senjata rakitan pada anggota tni dengan kesadarannya.”kata Pangdam IX/Udayana.(Team Media DeteksiPost.Com).





