Pengamanan Sidang Kelautan Dunia WOS 2017 Kepolisian Polda Bali


DETEKSIPOST.COM – Kegiatan Sidang Kelautan Dunia (WOS) 2017 yang dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 22 sampai dengan 24 Pebruari 2017. Kegiatan Internasional itu diikuti 400 delegasi dari 31 negara dan mendapatkan pengamanan sangat ketat dari Kepolisian Jajaran Polda Bali berkolaborasi dengan Kodam IX Udayana. kamis.(23/2).
 
Wapres Jusuf Kalla hadir di Nusa Dua untuk membuka Konferensi 2 tahunan itu. Sidang diawali dengan sesi pleno mulai pada pukul 08.30 wita yang dipandu oleh Direksi The Economist Zanny Minton Beddoes. Tema dalam konferensi itu yakni “Peluang Besar Ekonomi Laut“ dengan pembicara Anwar Hossain Manju, Menteri Lingkungan dan Hutan Bangladesh, Karmenu Vella, Komisaris untuk Lingkungan, Kelautan dan Perikanan ( Komisi Eropa), Luhut Binsar Pandjaitan Menko maritim Indonesia, Ana Paula Vitorino Menteri laut Portugal dan Dominic Ziegler (The Economist).
 
sambutan Wakil Presiden Republik Indonesia Dr.H.Muhammad Jusuf Kalla dengan tema Laut Indonesia dan Agenda Maritim menegaskan, pentingnya penegakan hukum untuk mendukung pengelolaan laut yang berkelanjutan. Penegakan hukum itu ditunjukkan pemerintah selama ini melalui sikap tegas terhadap semua tindakan penyimpangan di sektor perikanan atau illegal, unreported, unregulated fishing (IUUF).
 
Ia menjelaskan, Pemerintah Indonesia menaruh perhatian besar terhadap sektor maritim sebab, sektor maritim berkontribusi 20 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyediakan 11 persen lapangan pekerjaan di seluruh Indonesia.
 
“Akan bahaya jika kita kehilangan (kontribusi) itu. Kami dengan tegas melawan IUUF. Memang banyak illegal fishing, tapi pasca kebijakan tegas, produksi perikanan membaik,” ujar Kalla saat membuka pertemuan dua tahunan para pelaku sektor kelautan, World Ocean Summit (WOS).
 
Selain penegakan hukum, kolaborasi dengan berbagai pihak juga ditempuh pemerintah. Kalla mengatakan, pemerintah sangat mendorong kerja sama dengan sektor swasta, termasuk lembaga riset, untuk memastikan pengelolaan sumber daya laut berkelanjutan. Selain itu, pembangunan infrastruktur untuk mendukung industri perikanan juga dipercepat sehingga nelayan dapat berproduksi secara efisien.(Team Media DeteksiPost.Com).






Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *