Bareskrim Mabes Polri dan Reserse Narkoba Polda Bali Menggerebek Hiburan Malam Club Akasaka


img1496721984287

DETEKSIPOST.COM – Selama ini peredaran narkoba masih saja terus terjadi, para bandar narkoba tidak pernah kapok dalam menjalankan bisnis haramnya. Padahal pengadilan akan menjatuhkan hukuman berat bagi para mafia narkoba, mulai dari hukuman seumur hidup hingga hukuman mati.Senin(5/6).
 
“Lebih lanjut lagi personel gabungan berjumlah 15 orang terdiri dari Direktorat Narkoba Bareskrim Mabes Polri dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali berhasil menggerebek tempat hiburan malam Club Akasaka di wilayah kota Denpasar. “pungkasnya.
 
Selain itu 4 (empat) orang pelaku saat petugas melakukan penggerebekan, tidak bisa berkutik lagi, jadi keempat ( 4 ).orang tersangka berinisial WI, BL, DS, IS dengan barang bukti fantastis sebanyak 19.000 butir ekstasi warna hijau dan merah muda. Dari ke empat orang tersebut satu diantaranya seorang Manager Marketing Diskotik Akasaka berinisial WI.
 
“Menurut Hengky Widjaja, Pria yang disebut-sebut sebagai bandar Narkoba di Akasaka ini diduga kuat sebagai pemesan barang bukti tersebut.”ujarnya.
 
Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja, S.I.K., M.Si. membenarkan adanya penangkapan tersebut, tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke Bareskrim Mabes Polri untuk diproses lebih lanjut.
 
Belasan ribu butir ekstasi dikatakan, didatangkan dari Jakarta dan diantar oleh tersangka lainnya, “yakni DS melalui perjalanan darat menuju Bali dengan mengendarai mobil.”terang Hengky Widjaja.
 
Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja Menyampaikan. Awalnya WI memesan ribuan ekstasi melalui BL, kemudian BL mencoba menghubungi IS untuk memesan ekstasi. Tapi IS mengaku tidak memiliki barang yang hendak dipesan, hingga akhirnya IS menghubungi DS untuk memesan barang tersebut. DS pun akhirnya menyetujui pesanan dan mendapatkan barang dari seorang narapidanna LP Cipinang berinisial AC.
 
“Usai mendapatkan barang yang dipesan oleh WI, DS kemudian berangkat menuju Bali. Dengan adanya informasi tersebut, petugas kemudian melakukan control delivery atau memantau pergerakan barang yang akan diantar menuju Bali.”ungkap Hengky W.
 
Sedangkan barang yang dibawanya disimpan dalam tas hitam berukuran jumbo. Hingga akhirnya, DS ditangkap bersama ketiga tersangka lainnya saat tengah bertransaksi. “Keempat tersangka merupakan sindikat narkoba yang akan mengedarkan narkoba jenis ekstasi di Bali. “Pungkasnya.
 
“Menurut Kabag Binkar Biro SDM Polda Bali ini. BL mengaku sudah dua kali bertransaksi di Akasaka dengan WI, masing-masing transaksi berjumlah 10.000 butir ekstasi pada Tahun 2016,”ungkapnya.(Team Media DeteksiPost.com).






Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *