
DETEKSIPOST.COM – SMA Negeri 1 Denpasar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Ujian dalam jaringan (daring) di sekolah itu diikuti sebanyak 487 siswa dengan menggunakan 5 ruangan, sudah tiga kali mengikuti UNBK, jadi dalam pelaksanaanya berjalan lancar dan aman. Senin (9/4).
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Tjok Istri Agung Kusuma Wardhani, “bersama jajarannya, memantau langsung Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA Negeri 1 Denpasar pada hari pertama aman dan lancar.”ujarnya.
Selain itu SMA Negeri 1 Denpasar sudah tiga kali mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jadi dalam pelaksanaanya berjalan aman lancar tidak ada kendala”, Kata Tia, saat bertemu di sekolah SMAN 1 Denpasar.
Kepala SMA Negeri 1 Denpasar M Rida SPd, MPd mengatakan, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), tahun ini diikuti oleh 487 siswa, dan Pelaksanaannya sediri dibagi menjadi tiga sesi, yang dibagi menjadi lima ruang kelas.
“Menurut M Rida, sudah tiga kali menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), jadi semua sudah kami persiap kan dengan matang baik itu dari siswa maupun dari sarana dan prasarananya”,jelasnya.
Termasuk daya listrik yang ada di sekolah dan koneksi internet. Soal kemampuan kelistrikan, M Rida menjelaskan, dengan hanya menggunakan 5 ruangan untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), kemampuannya masih mampu diandalkan.
“Kepala sekolah setempat, M. Rida menyampaikan dengan menyediakan 175 komputer termasuk cadangan, dan enam server. semua perangkat berfungsi dengan baik.”terangnya.
“Kata I Made Ridha namun pada tahun-tahun sebelumnya Kami pihak Sekolah masih menyewa komputer, tapi untuk tahun ini Kami sudah memiliki 175 komputer sendiri.”jelasnya.
“Kedepan, komputer ini bisa digunakan untuk penerapan E-learning dan mengadakan ulangan umum memakai komputer,” ucapnya.
Saat pelaksanaan, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), pada hari pertama, di sesi pertama, ada keterlambatan sekitar 15 menit datangnya token untuk bisa terkoneksi dan itu terjadi pada semua SMA di Bali. Berdasarkan hasil komunikasinya dengan sejumlah kepala SMA lainnya, tetapi keterlambatan tersebut tidak jadi pengaruh kepada siswa.(TIM).





