Acara APEC Workshop on Strengthening Tourism Business Against the Impact of Terrorist Attack


DETEKSIPOST.COM – Acara APEC Workshop on Strengthening Tourism Business Against the Impact of Terrorist Attack, bertempat di Inaya Putri Bali Hotel, Selasa (9/5).
 
Lanjut acara APEC Workshop diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang diikuti sebanyak 16 negara termasuk Indonesia.
 
Panitia penyelenggara workshop memberikan kesempatan kepada Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose sebagai pembicara pada session kedua dengan topik “Effective Measures and Policies to Prevent Tourism from Terrorist Attack”. Selain Kapolda Bali, hadir juga pembicara lainnya seperti Dr. David Beirman, Ms. Lin Tsai-Shiuan dan Ms. Tsai Ming-Ling. Solahudin Hartman yang ditunjuk sebagai moderator memberikan waktu 20 menit kepada masing-masing pembicara untuk menyampaikan persentasinya dan selanjutnya diadakan sesi tanya jawab.
 
Dihadapan para peserta workshop, Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose menyampaikan dua materi pokok yaitu serangan teroris di Indonesia dan strategi melindungi para wisatawan dari ancaman teroris. Jenderal bintang dua dipundak ini mengatakan bahwa serangan teroris terjadi dari tahun ke tahun. Dalam menjalankan aksinya para teroris merubah pola serangannya dari tempat wisata ke kantor kepolisian.
 
Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, mengungkapkan, bahwa upaya yang dilakukan untuk mencegah serangan teroris yaitu memonitor, menganalisa dan mengevaluasi ancaman teroris.”pungkasnya.
 
“Dengan demikian kami untuk melakukan kerjasama dengan pemerintah untuk meningkatkan manajemen keamanan melalui pemasangan CCTV dibeberapa tempat yang dianggap rawan.”terang Petrus R Golose.
 
Menurut Petrus Reinhard Golose, juga melakukan kerjasama dengan negara lain untuk saling berbagi informasi,” ujarnya.
 
Selanjutnya untuk diketahui bahwa dalam APEC Workshop akan membahas empat topik diskusi yaitu, The Impact of terrorist Attack on Tourism-based Economy, Effective Measures and Policies to Prevent Tourism from Terrorist Attack,
 
Lebih lanjut lagi, Managing the effects of terrorism: The Role of Business Community, Media, and Public, dan The Importance of Regional Response and Efforts to Help Recover Tourism Business in the aftermath of Terrorist Attack in the Region.
 
Selain itu para narasumber workshop berasal dari Indonesia, Amerika Serikat, Rusia, Malaysia, Chinese Taipei, dan Filipina, serta organisasi non pemerintah yaitu CSIS Jakarta, SEARCCT, PATA, dan Paris Tourism Board. (Team Media DeteksiPost.com).






Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *