Jaga Citra Pariwisata Bali, Dirintelkam Polda Bali dan Kapolres Badung Rangkul Pelaku Usaha Perkuat Keamanan Kuta Utara


BALI – DETEKSIPOST.COM – Mangupura – Kabupaten Badung, khususnya Kecamatan Kuta Utara, merupakan salah satu ikon pariwisata Bali yang menjadi tujuan utama wisatawan domestik maupun mancanegara. Kawasan ini dikenal dengan pesatnya pertumbuhan akomodasi, restoran, beach club, vila, hingga pusat hiburan yang menjadi penggerak ekonomi daerah. Di balik tingginya aktivitas pariwisata tersebut, diperlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan citra positif Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia. Berangkat dari komitmen tersebut, Polres Badung bersama Ditintelkam Polda Bali menggelar kegiatan tatap muka dengan pelaku usaha dan instansi terkait di Ballroom Lv8 Resort Hotel, Tibubeneng, Kamis (16/7/2026).
 
Kegiatan yang bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga situasi kamtibmas ini dipimpin oleh Dir Intelkam Polda Bali Kombes Pol. Andy Ervyn, S.I.K., M.H. Turut hadir Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolres Badung Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polres Badung, Danramil 1611-03/Kuta, Kapolsek Kuta Utara, Camat Kuta Utara, Kasat Pol PP Kabupaten Badung, perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, perwakilan Pemerintah Desa Tibubeneng, serta 43 pelaku usaha di wilayah Kecamatan Kuta Utara.
 
Dalam sambutannya, Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa menyampaikan apresiasi kepada Polda Bali dan Polres Badung atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, forum tatap muka menjadi wadah penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan pelaku usaha dalam menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Kuta Utara yang menjadi salah satu pusat aktivitas pariwisata di Kabupaten Badung.
 
Dirintelkam Polda Bali Kombes Pol. Andy Ervyn menjelaskan bahwa meningkatnya kunjungan wisatawan ke Bali juga berpotensi memunculkan berbagai kerawanan, baik wisatawan sebagai korban maupun pelaku tindak pidana. Karena itu, pelaku usaha diharapkan menerapkan tertib administrasi, mematuhi ketentuan keamanan, serta segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas. Ia juga memperkenalkan website Cakrawasi sebagai sarana pendataan Warga Negara Asing (WNA) guna memudahkan proses identifikasi apabila terjadi permasalahan yang melibatkan WNA. Selain itu, Dirintelkam turut menyosialisasikan berbagai layanan Intelkam, mulai dari SKCK, administrasi orang asing, perizinan kegiatan masyarakat hingga mekanisme pengajuan izin keramaian sesuai ketentuan yang berlaku.
 
Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba menegaskan bahwa Kecamatan Kuta Utara merupakan kawasan strategis yang memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, beberapa kasus yang melibatkan WNA dan sempat menjadi perhatian publik dalam beberapa pekan terakhir harus menjadi pembelajaran bersama agar tidak berdampak terhadap citra pariwisata Bali.
&nbsp:
“Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga situasi kamtibmas. Kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan yang berlaku, meningkatkan sistem pengamanan di lingkungan usaha, memastikan legalitas tenaga kerja, serta terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan kepolisian, pemerintah daerah, aparat desa, dan seluruh instansi terkait,” ujar Kapolres Badung.
 
Pada kesempatan yang sama, perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Badung menyampaikan bahwa pertumbuhan kunjungan wisatawan terus didorong melalui promosi, penyelenggaraan event internasional, peningkatan konektivitas udara, pembangunan infrastruktur, dan digitalisasi sektor pariwisata. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi bersama seperti kemacetan lalu lintas, pengelolaan sampah, overtourism, alih fungsi lahan, hingga perilaku wisatawan yang melanggar aturan.
 
Sementara itu, Kasat Pol PP Kabupaten Badung memaparkan langkah penanganan berbagai penyakit sosial di kawasan wisata melalui deteksi dini, patroli, pendataan, penertiban, hingga rehabilitasi sebagai bagian dari upaya menciptakan kawasan wisata yang aman dan tertib.
 
Melalui kegiatan ini, Polres Badung berharap sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, aparat desa, dan para pelaku usaha semakin solid dalam menjaga keamanan wilayah. Kolaborasi yang kuat diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan terhadap aturan, memperkuat pengawasan terhadap aktivitas wisatawan, khususnya WNA, serta meminimalisir potensi gangguan kamtibmas. Dengan demikian, Kabupaten Badung, khususnya Kecamatan Kuta Utara, dapat terus mempertahankan citranya sebagai destinasi pariwisata dunia yang aman, nyaman, berkualitas, dan berkelanjutan. (hms)